Home » News » MUI Persilahkan Jamaah Interupsi Jika Khotbah Khatib Sesat

MUI Persilahkan Jamaah Interupsi Jika Khotbah Khatib Sesat



Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam untuk lebih cerdas dalam menyikapi khotbah khatib saat Shalat Jumat. Bila materi khotbah berisi tentang ajaran sesat, jamaah boleh meminta khatib untuk turun dari mimbar.

MUI Persilahkan Jamaah Interupsi Jika Khotbah Khatib Sesat

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain saat dihubungi oleh wartawan terkait interupsi khotbah yang saat ini sedang hangat dibicarakan.

“Silahkan lakukan interupsi dan diturunkan bila khatib menyampaikan khotbah yang bersifat ajakan untuk sesat,” kata Tengku.

Walaupun demikian, Tengku juga menghimbau agar ketika melayangkan interupsi, jamaah melakukannya dengan sikap yang baik. Karena sikap tersebut bisa menghindarkan jemaat dari perpecahan.

Selain itu, Tengku menjelaskan jamaah boleh mengingatkan khatib bila lupa rukun khotbah. Seperti pujian kepada Allah swt, shalawat kepada Nabi Muhammad saw dan baca satu ayat Alquran.

“Hal-hal itu boleh dilakukan oleh jamaah asalkan disampaikan dengan cara yang sopan dan baik, jika lupa, jamaah boleh ingatkan khatib,” ujar Tengku. (Dwi Kristyowati – sisidunia.com)