Home » News » Perludem Anjurkan Pelaksanaan Pilkada Diundur Hingga 2016

Perludem Anjurkan Pelaksanaan Pilkada Diundur Hingga 2016



Jakarta – Rencananya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar Pilihan Gubernur, Walikota serta Bupati secara serentak pada bulan desember tahun depan. Namun Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini, supaya penyelenggaraan Pilkada dimundurkan saja sampai bulan juni tahun 2016.

“Nah, KPU kan merencanakan Pilkada bagi 7 provinsi dan 181 kabupaten/kota digelar bulan Desember 2015. Inilah yang menurut kami berisiko. Pilkada serentak ini harus diundur,” tegas Titi, saat diskusi di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat pada Senin (22/12/2014).

Perludem Anjurkan Pelaksanaan Pilkada Diundur Hingga 2016

Titi juga beranggapan, berhubung Perppu Pilkada sampai sekarang masih dibahas di DPR RI. Dan belum ada indikasi jika DPR akan meloloskan Perppu Pilkada secara langsung, oleh sebab itu dua tahun lagi merupakan waktu yang pas untuk dilaksanakan Pilkada secara serentaki.

“Perencanaan dan persiapan pilkada menjadi pendek. Kurang dari satu tahun. Padahal kan idealnya perencanaan dan persiapan Pilkada itu setidaknya dua tahun,” jelas Titi.

Sebelumnya, rencana nya pelaksanaan Pilkada di 204 daerah akan digelar pada 16 desember tahun 2015, namun Ketua KPU Husni Kamil Malik, mengindikasikan tidak menutup kemungkinan Pilkada akan dilaksanakan pada 2016 saja.

“Sekarang masih didiskusikan, kalau tidak mungkin semua selesai di 2015, apakah tidak lebih baik pilkada serentak dilakukan di 2016,” kata Husni. (Moch Asnan – www.sisidunia.com)