Home » Ekonomi & Bisnis » Alibaba Berikan Sokongan Dana Kepada Xiaomi Untuk Ekspansi Ke Asia Tenggara ?

Alibaba Berikan Sokongan Dana Kepada Xiaomi Untuk Ekspansi Ke Asia Tenggara ?



Jakarta – Perusahaan IT asal Tiongkok yang memperoduksi ponsel pintar Xiaomi saat ini tengah dalam usaha untuk meningkatkan usahanya dimana menurut laporan surat kabar terkemuka di negara tirai bambu tersebut mendapatkan investasi dari sejumlah pemodal sebesar US$ 1 miliar, dimana membuat nilai perusahaan produsen smartphone tersebut menjadi lebih dari US$ 45 miliar atau sekitar Rp 560,4 triliun. Kabar tersebut datang dari sumber dekat yang berkaitan dengan aksi korporasi tersebut, sementara pihak Xiaomi dan GIC menolak berkomentar.

Alibaba Berikan Sokongan Dana Kepada Xiaomi Untuk Ekspansi Ke Asia Tenggara

Sebelumnya menurut laporan yang dilansir dari Reuters Senin (22/12/2014) mengungkapkan investasi kepada Xiaomi kali ini diberikan oleh pemodal ventura GIC asal Singapura, All-Stars Investment, dan ada pula DST Global and Yunfeng Capital yang tak lain adalah perusahaan ekuitas swasta yang berafiliasi dengan Alibaba Group asal Tiongkok.

Perusahaan pembuat samrtphone asal Tiongkok tersebut saat ini sedang menjadi perhatian dalam industri ponsel pintar lantaran berani menawarkan ponsel dengan spesifikasi mumpuni namun dijual dengan harga murah. Dari awal, pihak Xiaomi memfokuskan pada ekspansi ke pasar negara berkembang seperti Asia Tenggara, Brasil, Meksiko, India dan Indonesia. Pembelian melalui jalur online menjadi awal dari fokus penjualan mereka dan kini telah memiliki toko fisik.

Sementara menurut laporan dari The Wall Street Journal, pada 2013 saja Xiaomi berhasil meraih laba bersih US$ 566 juta atau sekitar 7 Triliun. Angka yang sangat fantastis bagi pemain baru dalam dunia IT mengingat perusahaan tersebut masih dalam pengembangan dengan umur yang baru hadir. Sedangkan menurut laporan dari lebaga riset IDC, saat ini Xiaomi tercatat sebagai produsen ponsel pintar terbesar ketiga didunia, dengan berhasil meraih pangsa pasar 5,3 persen samapi dengan bulan Oktober 2014. Posisi pertama dan kedua masih ditempati oleh Samsung serta Apple yang masing-masing meraih pangsa pasar 23,8 persen dan 12 persen. (fauji nur – sisidunia.com)