Home » Ekonomi & Bisnis » Emiten Yang Terkena Imbas Dari Merosotnya Rupiah

Emiten Yang Terkena Imbas Dari Merosotnya Rupiah



Jakarta- hari ini dolar Amerika Serikat menguat terhadap beberapa mata uang termasuk juga kepada mata uang Indonesia rupiah. Bahkan kurs Bank Indonesia (BI) nilai tukar terhadap dolar AS kini menembus level Rp 12.599/ dolar pada 15 Desember 2014.

Emiten Yang Terkena Imbas Dari Merosotnya Rupiah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ini akan berdampak pada kinerja emiten pasar modal Indonesia. Para pakar analis ekonomi menyebutkan, melemahnya rupiah akan berdampak pada emiten yang memiliki banyak utang terutama dalam kurs dolar AS serta menggunakan bahan impor yang besar.

Analis ekonomi Reza Priyamida dari PT Woori Korindo memaparkan, lemahnya rupiah dalam rentan waktu yang panjang dapat mengakibatkan dampak yang negatif apalagi untuk biaya operasional emiten yang menggunakan dollar AS. Tak hanya itu, emiten yang memiliki utang berdasarkan dominasi Dolar AS juga akan terbebani dengan melemahnya nilai tukar rupiah ini.

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini sektor perkebunan dan tambang terkena imbas dari lemahnya rupiah ini. Seharusnya, ketika nilai tukar Dolar AS menguat maka akan mengungkan dua sektor tersebut. Hal ini terjadi sebaliknya, karena nilai tukar Dolar AS menguat para pelaku pasar komoditas lebih cenderung beralih ke pasar uang, dan itu melemahkan pasar Komoditas yang ada.

Hal yang serupa juga diutarakan oleh analis ekonomi Satrio Utomo dari PT Unilever Broker Securitas, ia menyatakan bahwa melemahnya rupiah akan menambah beban utang terhadap emiten yang banyak berdominasi terhadap Dolar AS. (Arkha Satya – sisidunia.com)