Home » Ekonomi & Bisnis » Di Akhir Pekan, Harga Minyak Kian Terperosok

Di Akhir Pekan, Harga Minyak Kian Terperosok



New York – Harga minyak kini terus terperosok setelah badan energi internasional (EIA) memprediksikan melemahnya permintaan pada tahun 2015.

Di Akhir Pekan, Harga Minyak Kian Terperosok

IEA, yang merupakan konsultan untuk 29 negara mengungkapkan ketersediaan pasokan dan permintaan minyak akan memerlukan waktu untuk menanggapi penurunan tajam harga minyak tersebut.

Dilansir SisiDunia.cm dari BBC News, harga minyak mentah Brent terpuruk jatuh US$ 63/ barel. Harga tersebut merupakan harga terendah sejak Juli 2009. Sedangkan untuk minyak mentah Amerika Serikat jatuh US$ 2,14 menuju US$ 57,81/ barel, harga terendah sejak Mei 2009.

IEA memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global pada tahun 2015 sebesar 230 ribu barel hari menjadi 900 ribu barel/ hari. Dengan asumsi permintaan bahan bakar yang lebih rendah di Rusia serta negara-negara pengekspor minyak yang lainya.

Harga minyak telah menurun tajam sejak Juni yang diakibatkan oleh pertumbuhan permintaan dan booming shale oil yang ada di Amerika Serikat yang meningkatkan pasokanya. Hal tersebut mengakibatkan harga terus terperosok dari bulan November hinga awal Desember.

Akar penyebab dari turunya harga minyak dunia ini adalah disebabkan oleh pasokan minyak dari non OPEC serta perlambatan pertumbuhan permintaan menuju poisisi terendah sejak lima tahun terakhir ini. Diprediksikan meningkatnya pasokan minyak dari negara-negara non OPEC akan menambah delima berkepanjangan membanjirnya pasokan minyak secara global. (Arkha Satya – sisidunia.com)