Home » News » Berita Politik: Susunan Dari Pansel MK

Berita Politik: Susunan Dari Pansel MK



Jakarta โ€“ Keputusan Presiden atas pembentukan Panitia Seleksi Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK) telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini dikarenakan tugas dari Hamdan Zoelva pada tanggal 7 Januari 2015 akan habis.

Berita Politik: Susunan Dari Pansel MK

Seperti yang dikutip dari website setkab, Rabu (10/9/2014), Andi Widjajanto yang menjabatsebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) membenarkan informasi tersebut dan memang pansel telah ditunjuk. Dijelaskan oleh Andi bahwa pansel terdiri dari dua orang pengarah dengan 7 anggota.

Nantinya tugas pansel MK ini adalah untuk menetapkan tiga calon hakim konstitusi MK yang berasal dari unsur pemerintah. Diharapkan pansel MK ini dapat bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip tranparansi, akuntabilitas serta partisipasi sehingga menghasilkan calon hakim MK yang memiliki kualitas bagus.

Nantinya ketiga calon nominasi atas pilihan pansel diserahkan kepada Presiden Jokowi yang nantinya dijadikan sebagai calon-calon pengganti Ketua MK Hamdan Zoelva. Untuk selanjutnya Presiden Jokowi hanya akan memilih satu orang hakim konstitusi yang berasal dari unsur pemerintah.

Sebagaimana yang diketahui bahwa MK memiliki sembilan orang anggota hakim konstitusi yang telah ditetapkan dengan Keputusan Presiden. Dimana sembilan hakim itu berasal dari lembaga yang berbeda, seperti dari MA, DPR, dan pemerintah.

Memang untuk saat ini Hakim Konstitusi yang masih menjabat adalah Ketua MK Hamdan Zoelva, Wakil Ketua Arief Hidayat, Maria Farida Indrati, Muhammad Alim, Ahmad Fadlil Sumadi, Anwar Usman, Patrialis Akbar, Wahiduddin Adams, dan Aswanto.

Dibawah ini adalah susunan Pansel Hakim MK:
Pengarah
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prof. Pratikno
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly
Anggota
1. Prof. Saldi Isra, ketua merangkap anggota
2. Prof. Maruarar Siahaan (mantan hakim MK) anggota
3. Prof. Refly Harun , sekretaris merangkap anggota
4. Prof. Harjono (mantan hakim MK) anggota
5. Prof. Todung Mulya Lubis anggota
6. Prof. Widodo Ekatjahjana (FH Universitas Jember) anggota
7. Prof. Satya Arinanto (pakar hukum dan politik UI) anggota
(Rindi Ayunda – sisidunia.com)