Home » Ekonomi & Bisnis » Eksportir Patuhi Laporan Valas, Devisa Semakin Menguat

Eksportir Patuhi Laporan Valas, Devisa Semakin Menguat



Jakarta โ€“ Bank Indonesia (BI) sukses dalam usaha memperkuat cadangan Devisa Negara. Semakin banyak saja saat ini pengusaha yang melaporkan Devisa Hasil Ekspor atau DHE mereka kepada BI, maka semakin bertambah kuat pula devisa negara.

Eksportir Patuhi Laporan Valas, Devisa Semakin Menguat

Menurut catatan BI ada 2.104 berasal dari pengusaha perbankan yang melakukan laporan DHE mereka, sedangkan untuk pelapor DHE eksportir mencapai 201.332. Jika dilihat dari DHE tahun 2012 yang hanya senilai 65% dari total pemberitahuan ekspor barang keseluruhan dibanding DHE hari ini ditemui peningkatan sebanyak 15%.

Akumulasi yang telah tercatat dari bulan Januari 2012 hingga September 2014 hasil DHE yang sudah dicatat BI sampai US$ 398 milyar dengan pencapaian nilai ekspor US$ 497,8 milyar. Dengan hasil itu berarti telah ada pelapor yang memberikan pemberitahuan hasil dari ekspor mereka sebanyak 80,05% terhadap BI.

Perlu diketahui jika DHE ialah salah satu instrument Bank Indonesia untuk membuat Valas di Indonesia menguat. Adannya ini maka BI ewajibkan pengekspor melaporkan hasil ekspor mereka kepada BI dimulai pada tahun 2012 yang lalu.

Dengan adanya peningkatan 15% pelapor sehingga menjadi 80% ini berarti BI masih menyisakan PR 20% eksportir untuk mau melaporkan DHE mereka kepada BI. Dari PR Bank Indonesia yang ada ialah untuk mengatasai DHE dari sektor migas atau Liquefied Natural Gas (LNG) yang saat ini masih sangat rendah yakni tiadak mencapai 70%.

Sedangkan sector yang paling baik dan mematuhi BI akan adanya kewajiban melaporkan DHE mereka ialah sector minyak kelapa sawit dan karet. Dari sector dua bidang tersebut pencapaian yang masuk hingga 95%. (Arkha Satya – sisidunia.com)