Home » Ekonomi & Bisnis » Data Ekonomi Global Menurun, Bursa Saham AS Tertekan

Data Ekonomi Global Menurun, Bursa Saham AS Tertekan



Wall Street – Awal desember minggu ini bursa saham AS menjadi tertekan yang luar biasa. Indek saham turun drastis. Penurunan ini dipicu adanya data kegiatan belanja yang merosot serta melemahnya ekonomi global. Penurunan ini dirasakan juga oleh Dow Jones indek sahamnya menurun menjadi 51,44 poin, turun sebanyak 0.29 persen di penutupan perdagangan saham kemaren. Ini juga diikuti oleh indek saham S&P 500 yang melemah menjadi 14,12 poin (0,68 persen) pada level 2,053,44.

Data Ekonomi Global Menurun, Bursa Saham AS Tertekan

Sebanyak 7 milyar saham yang diperdagangkan di bulan november ini pada bursa saham AS. Hal ini mengakibatkan sektor manufaktur yang ada di AS melamban dan sejumlah negara juga merasa dampak negatif di busa sahamnya. Begitupun di negara Asia khususnya Cina juga mengalami yang serupa pada pertumbuhan sektor manufaktur. Harapannya potongan harga bisa menghidupkan kembali permintaan.

Selain itu untuk belanja online perayaan thanksgiving dan promosi awal liburan, tidak berefek pada pembelian yang ada di AS. Pembelian menurun 6,4 persen dari tahun kemaren. Sehingga mengakibatkan banyak saham tertekan. Saham apple inc turun 3,2 persen, saham target Corp turun 1,7 persen, general electric Co 1,8 persen. Sementa itu ada beberapa saham yang mengalami kenaikan, saham Chevron corp naik menjadi 2,6 persen, saham Exxon mobil corp 2 persen. Kenaikan dua saham tersebut telah membatasi turunnya indek saham miliknya Dow Jones.