Home » Ekonomi & Bisnis » Terus Melakukan Demo, Pengusaha Menyebut Kualitas Buruh Indonesia Masih Rendah

Terus Melakukan Demo, Pengusaha Menyebut Kualitas Buruh Indonesia Masih Rendah



Jakarta- pada tanggal 10-11 Desember 2014 nanti, lima juta buruh akan melakukan aksi besar-besaran dan mogok nasional untuk menyuarakan revisi UMP/UMK dan menolak naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Terus Melakukan Demo, Pengusaha Menyebut Kualitas Buruh Indonesia Masih Rendah

Menanggapi aksi yang akan dilakukan oleh sejumlah Konfederasi buruh tersebut, Sarman Simanjorang selaku Dewan Pengupahan menilai apabila buruh terus melakukan aksi unjuk rasa dan protes maka akan menunjukan kualitas buruh yang rendah. Ditambah lagi apabila buruh memberiakan ancaman untuk mogok dan menghentikan kegiatan produksi yang ada di pabrik-pabrik.

Lebih lanjut ia menegaskan, pabrik merupakan tempat untuk mencari nafkah. Apabila mereka berhenti bekerja maka pabrik juga akan ikut berhenti produksinya, pengusaha akan rugi, disususl dengan pendapatan perusahaan yang turun. Namun dilain, pihak mereka menuntut upah minimum provinsi (UMP) tentu hal ini sangat bertolak belakang

Ia menyarankan, lebih baik buruh meningkatkan kompetensinya dan tingkat produktivitasnya sehingga pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan juga ikut terdongkrak. Dengan begitu, secara tidak langsung ia optimis tingkat kesejahteraan buruh juga akan terangkat.

Cara protes dengan menggelar aksi sebenarnya tidak sesuai prosedur yang baik. seharusnya para buruh dapat memanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik seperti Forum Bipartit guna menyampaikan tuntutan dan keinginannya.(Arkha Satya – sisidunia.com)