Home » Ekonomi & Bisnis » Indonesia Diragukan Mendapatkan Diskon Minyak dari Sonongol

Indonesia Diragukan Mendapatkan Diskon Minyak dari Sonongol



Jakarta- Kerjasama yang dilakukan pemerintah melalui Pertamina dengan Sonongol EP perusahan nasional migas dari Angola. Banyak pihak yang meragukan terkait pasokan minyak dari kerjasama tersebut.

Indonesia Diragukan Mendapatkan Diskon Minyak dari Sonongol

Pengamat ekonomi politik dari IGJ ( Indonesia for Global Justice) ragu kepada Pemerintah Indonesia untuk memperoleh diskon harga dari hasil kerjasama impor minyak tersebut.

Sebelumnya tersiar kabar bahwa Indonesia akan mendapatkan potongan harga hingga US$ 15/ barel dari harga norma market pada umumnya.

Ia juga menambahkan, diskon US$ 15/ barel pada intinya bukan terletak pada angka. Terdapat satu kesepakatan yang bersifat dibawah meja yang malah melibatkan Komprador Asing di Indonesia yakni China.

Oleh karena itu, dengan adanya kesepakatan impor minyak dengan Angola secara tidak langusng juga bekerjasama dengan sindikat minyak China. IGJ juga membeberkan bahwa China memiliki perbedaan strategi jika dibandingkan dengan Amerika. Tidak seperti negeri Paman Sam yang menaruh sosok diplomat pada garis depan dan pengusaha yang ada di belakang. China sebaliknya, mereka langsung menempatkan pengusaha digaris depan.

Yang menjadi lebih menghawatirkan lagi adalah kontrak pasokan minyak dengan Sonangol hanya akan dimanfaatkan oleh orang ke tiga. Terlebih presiden Jokowi pernah mengutarakan ingin mengimbangi Amerika dengan menggaet China justru akan menjadi bom waktu karena Indonesia akan diapit oleh dua kepentingan besar yakni Amerika dan China.

Pada kesempatan sebelumnya, Sudirman Said menteri ESDM menjelaskan, kerjasama yang dilakukan antara PT Pertamina dengan Sonangol EP merupakan sebagai bentuk menjalankan arahan Presiden.(Arkha Satya – sisidunia.com)