Home » Ekonomi & Bisnis » IHSG Hari Ini Masih dibayangi Kebijakan Moneter China

IHSG Hari Ini Masih dibayangi Kebijakan Moneter China



Jakarta – Gelombang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki peluang untuk kembali menguat di perdagangan saham pada Selasa (25/11/2014) yang didukung oleh sentimen bursa regional.

IHSG Hari Ini Masih dibayangi Kebijakan Moneter China

Analis Ekonomi Desmon Silitonga dari PT Millenium Asset Management menjelaskan, pergerakan bursa regional yang terbilang baik karena merespon dari kebijakan Bank Sentral China yang memangkas suku bunga acuanya. Sentimen tersebut diperkirakan akan masih berlanjut pada perdagangan saham hari ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan laju IHSG akan bergantung juga terhadap sejumah agenda ekonomi global yang akan rilis diwaktu yang dekat ini.

Sentimen global datang dari perekonomian Amerika Serikat yang diperkirakan membaik serta di Eropa juga ada indikasi yang serupa karena tidak akan masuk kedalam resisi. Jepang yang malah menjadi perhatian karena para pakar ekonom memprediksikan akan masuk resisi.

Sedangkan untuk dalam negeri belum ada sentimen yang berarti untuk mengangkat IHSG. Di perdagangan saham kali ini, Silitonga memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 5.120 sementara untuk level resistancenya adalah 5.180.

Analis ekonomi dari PT Woori Korindo Reza Priyambada menjelaskan IHSG masih memiliki peluang untuk naik akan tetapi meninggalkan utang gap sebesar 5.122-5.124 yang dapat dipergunakan untuk aksi ambil untung. Sehingga potensi untuk naiknya IHSG juga semakin terhambat.

Ia memproyeksikan IHSG akan berada pada level support 5.100-5.130 dan resistance pada level 5.153-5.165. (Arkha Satya – sisidunia.com)