Home » News » Kinerja Jokowi: Jokowi Segera Keluarkan Perpres Untuk Pembangunan Waduk Terbesar ke-2 di Indonesia

Kinerja Jokowi: Jokowi Segera Keluarkan Perpres Untuk Pembangunan Waduk Terbesar ke-2 di Indonesia



Jakarta – Joko Widodo (Jokowi) Presiden baru RI ini akan segera mempublikasikan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembangunan Waduk Jatigede di kawasan Sumedang, Jawa Barat. Perpres itu akan dipublikasikan minggu depan yang akan datang itu yang dikatakan oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil.

Kinerja Jokowi: Jokowi Segera Keluarkan Perpres Untuk Pembangunan Waduk Terbesar ke-2 di Indonesia

“Semoga saja ya Perpres ini segera dikeluarkan, paling tidak minggu depan” kata Sofyam yang pada saat itu berada di kantor Presiden, Jakarta, Senin (24/11/2014).

Sofyan juga menjelaskan, Perpres ini merupakan peraturan tentang jalannya pembayaran kompensasi kepada masyarakat. Untuk kompensasi pemerintahan menyediakan dana sebesar Rp 692 miliar.

“Pembangunan waduk itu nantinya juga akan membutuhkan dasar pembayaran yang akan diberikan pada masyarakat, sebab mereka harus pindah ke tempat lainnya,” ungkapnya.

Baca juga:
Kinerja Jokowi: Jokowi Akan Memperkecil Anggaran Biaya Untuk Perjalanan Dinas Birokrat

Sofyan sendiri juga menambahkan, semoga untuk tahun depan ini waduk sudah bisa di aliri air untuk bisa disalurkan ke irigasi. “Ya semoga saja di tahun akhir 2015 nanti, waduk ini sudah bisa dipakai untuk irigasi,” ujarnya.

Minggu lalu, pemerintahan sudah mengadakan rapat tentang koordinasi untuk membahas perkembangan Waduk Jatigede. Alhasil, telah di sepakati bagi 11.469 kepala keluarga (KK) yang akan menduduki lahan proyek waduk terbesar ke-2 di Indonesia itu mendapatkan uang kompensasi relokasi lahan dan uang kerohiman.

“Sekitar 11.469 KK yang nantinya kan dibagi menjadi dua kelompok, nantinya untuk kelompok A akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 108.191.200 per KK dan ada sebanyak 4.514 KK, kemudian untuk kelompok B dengan juumlah KK 6.955 akan diberikan ganti rugi sebesar Rp 29.360.192 untuk per KK ,” ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)