Home » Ekonomi & Bisnis » Indeks S&P Mencetak Rekor Menyokong Bursa Amerika

Indeks S&P Mencetak Rekor Menyokong Bursa Amerika



New York Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup dengan variatif dimana saham S&P 500 mentorehkan rekor pada perdagangan awal pekan ini yang dibarengi dengan aktivitas akuisisi dan marger.

Indeks S&P Mencetak Rekor Menyokong Bursa Amerika

Di penutupan pasar saham Selasa pagi waktu Indonesia, saham Dow Jones menguat sebesar 12,62 poin (0,07 %) menuju level 17.647,36. Naiknya indeks saham ini diikuti oleh saham S & P 500 yang juga menguat 1,41 poin (0,07 %) menuju level 2.041,23. Sementara itu untuk indeks saham Nasdaq turun 17,54 poin (0,37 %) menuju level 4.671.

Indeks saham Nasdaq mendapat penetrasi dari saham teknologi yang merosot. Saham-saham tersebut diantaranya adalah Amazon.com Inc yang turun 1,5 persen menuju level US$ 323,05 dan untuk indeks saham Netflix juga melemah 1,3 persen menuju US$ 381,14.

Dikutip dari Blommberg, indeks saham AS cenderung tertekan pada awal sesi perdagangan saham. Sedangkan di Asia Jepang mengarah ke resisi memberikan sentimen negatif terhadap bursa saham AS.

Negara dengan perekonomian terbesar ke tiga di dunia ini pertumbuhanya hanya 1,6 persen. Namun di luar dugaan ekonomi Jepang menuju resisi pada kuartal akhir karena pajak penjualan meningkat pada bulan April lalu.

Adapun sentimen lainya berasal dari Eropa, presiden bank sentral Eropa mengatakan, pihaknya akan berusaha terbuka untuk membeli obigasi. Dan untuk di AS, data produksi menunjukan penurunan pada Oktober terlebih dalam sektor pertambangan, produsen otomotif, dan manufaktur. (Arkha Satya – sisidunia.com)