Home » Ekonomi & Bisnis » Harga BBM Subsidi Naik, Pemerintah Harus Dapat Berangus Mafia Migas

Harga BBM Subsidi Naik, Pemerintah Harus Dapat Berangus Mafia Migas



Jakarta Para pelaku ekonom memperhatikan langkah berikutnya yang harus dilakukan oleh pemerintahan setelah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah membabat habis mafia minyak serta gas (migas).

Harga BBM Subsidi Naik, Pemerintah Harus Dapat Berangus Mafia Migas

Pakar ekonomi Agustina dari Universitas Atma Jaya menjelaskan, langkah pemerintah menaikan harga BBM subsidi sudah tepat namun ada beberapa masalah yang harus diselesaikan.

Masalah tersebut adalah pemerintah harus tetap mempunyai tugas untuk menjaga masyarakat yang langsung terkena dampaknya. Program pelindungan seharusnya sudah dapat dipastikan samapai pada tangan yang tepat dan yang benar-benar membutuhkan.

Terlebih, yang paling penting adalah bagaimana pemerintah mampu menyakinkan masyarakat bahwa ini merupakan pekerjaan yang sulit namun harus dilakukan. Oleh karena itu, pemerintah juga harus mampu membeikan kompensasi yang real kepada semua pihak terhadap kenaikan BBM subsidi yakni diberantasnya mafia minyak dan gas.

Sebagai informasi, meski menjadi polemik dan penolakan dibeberapa daerah di Indonesia. Pemerintah akhirnya secara resmi telah memutuskan menaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium dan solar. Kebijakan tersebut Muulai hari ini Selasa (18/11/2014) pukul 00.00 wib telah diberlakukan.

Untuk harga premium naik Rp. 2000 sekarang menjadi Rp 8.500/ liter. Harga solar juga naik Rp 2000 dan kini menjadi Rp 7.500/ liter. Pengumuman naiknya harga BBM subsidi sendiri diumumkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Senin 17 November 2014. (Arkha Satya -sisidunia.com)