Home » News » Inilah Kesepakatan Damai Antara KIH dengan KMP

Inilah Kesepakatan Damai Antara KIH dengan KMP



Jakarta – Dualisme DPR RI kini telah berakhir dengan perundingan yang dilakukan kubu KIH dan KMP dalam beberapa waktu terakhir mencapai kata sepakat. Penandatanganan kesepakatan damai itupun sudah dilangsungkan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada hari ini, Senin (17/11/2014).

Inilah Kesepakatan Damai Antara KIH dengan KMP

Proses penandatanganan dilakukan para tokoh politik penting dari kubu Koalisi Indonesia Hebat maupun Koalisi Merah Putih. Apa saja poin kesepakatan tersebut? Juru runding KIH Pramono Anung mengatakan bahwa hal tersepakati pertama terkait dengan Alat Kelengkapan Dewan atau AKD.

Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/11/2014), juru runding Koalisi Indonesia Hebat dari fraksi PDIP Pramono Anung menjelaskan kedua kubu telah sepakat Alat Kelengkapan Dewan akan dibagi secara proporsionalitas, dimana pihak KIH dinyatakan mendapatkan jatah sebanyak 21 kursi pimpinan AKD.

Kemudian disampaikan lebih lanjut untuk Undang-Undang MD3 Nomor 17 tahun 2014 terkait pengaturan jumlah pimpinan AKD dipastikan mengalami perubahan. Selanjutnya Pasal 74 serta Pasal 98 nantinya akan direvisi dimana isinya berkaitan dengan hak interplasi maupun hak angket yang sejatinya sudah ada didalam Pasal s.d Pasal 227.

Penghapusan Pasal 74 serta Pasal 98 tersebut dinyatakan dilakukan supaya tak terjadi redundansi. Kesepakatan berikutnya, berbagai perubahan terkait dijadwalkan rampung sebelum waktu reses, tidak lebih dari 5 Desember 2014. Dan hal tersepakati terakhir, menciptakan Badan Legislasi DPR untuk kemudian perubahan UU MD3 dapat terealisasi. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)