Home » Ekonomi & Bisnis » China Keberatan Kapal Asing Hanya Boleh Singgah di Dua Pelabuhan RI

China Keberatan Kapal Asing Hanya Boleh Singgah di Dua Pelabuhan RI



Jakarta – melalui kementerian perencanaan Pembangunan (Bappenas), Pemerintah sibuk untuk menyusun rencanan terkait pembangunan jangka menengah mengenai soal tol laut. Dalam rencananya tol laut, pemerintahan Indonesia melarang kapal-kapal asing untuk berlabuh kecuali pada 2 pelabuhan yang menjadi hubungan internasional.

25pelabuhan2

Dedy S Priatna selaku Debuti Bidang dan Prasarana Bappenas menjelaskan, semua kapal yang berasal dari negara lain harus masuk di dua hubungan internasioanal yakni pelabuhan Bitung dan pelabuhan Kuala Tanjung.

Akan tetapi patut disayangkan, Presiden China yakni Xi Jimping menolak gagasan tersebut terkait kebijakan maritim Indonesia terhadap kapal asing. Penolakan presiden dari China tersebut ia sampaikan pada acara APEC 2014 yang diselenggarakan di Beijing, China.

Selain dua kebijakan hubungan internasional tersebut, pemerintah juga tengah menyiapkan sebanyak enam pelabuhan utama, atau pelabuhan yang mampu dilewati dengan kapal berbobot 3.000-10.000 TeUS. Keenam pelabuhan tersebut termasuk kedalam 24 pelabuhan yang akan dibangun oleh pemerintahan yang baru.

Akan tetapi kepastian proyek tersebut tetap masih menunggu sinyal hijau dari bapak Presiden Joko Widodo untuk diwujudkan. Kepastian itu akan segera rilis berbarengan dengan keluarnya peraturan presiden (Perpres).

Lebih jelasnya lagi, kepastian itu akan dirilis pada 15 Januari 2015, yang merupakan jadwal keluarnya Perpres RP JMN yang akan dipakai sebagai landasan merealisasikan program tersebut. (Arkha Satya -sisidunia.com)