Home » Ekonomi & Bisnis » Investor Asing Kuasai Kepemilikan Saham di Indonesia

Investor Asing Kuasai Kepemilikan Saham di Indonesia



Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan, pasar modal yang ada di Indonesia mengalami pertumbuhan yang terbilang menggembirakan dalam kurun waktu lima tahun ini. Ini dapat dillihat dari rata-rata pertumbuhan emiten hingga 5 persen setiap tahunnya.

mendag240309

 

Muliaman D Hadad selaku Ketua Dewan OJK mengungkapkan, meskipun jumlah emiten di Indonesia terbilang cukup sedikit, namun pertumbuhannya lebih baik  jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

Terhitung per November 2014 jumlah emiten di Indonesia mencapai 501 emiten baik yang berupa saham maupun surat utang korporasi. Jumlah tersebut masih kalah jauh dengan negara-negara yang ada di kawasan ASEAN seperti Singapura 767, malaysia 905.

Meski demikian pertumbuhan emiten di Indonesia tertinggi di kawasan ASEAN. Singapura hanya tumbuh 0,1 persen sedangkan untuk Malaysia malah turun 1,5 persen.

Meski pasar modal Indonesia memiliki pertumbuhan yang tinggi, jumlah pemilik rekening di pasar modal masih terlalu sedikit. Sesuai data dari PT Kustadion Sentral Efek Indonesia, jumlah dari sub rekening di pasar modal Indonesia pada kisaran 459 ribu dan yang sudah mendaftar single investor identity (SID) adalah 358 ribu.

Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 97,4 persen adalah investor lokal dan sisanya 2,6 persen merupakan investor asing. Dan lebih disayangkan lagi, 2,6 persen investor asing tersebut menguasai 60 persen kepemilikan dari saham pasar modal di Indonesia.

Kondisi tersebut menurut Muliaman sangat rentan bagi pasar modal RI, karena adanya peluang aksi jual bersih oleh para investor asing. (Arkha Satya -sisidunia.com)