Home » News » Kisruh PPP, Romy Berniat Ambil Alih Markas Utama PPP

Kisruh PPP, Romy Berniat Ambil Alih Markas Utama PPP



Jakarta – Polemik yang terjadi di internal Partai Persatuan Pembangunan hingga saat ini tampak masih belum usai dimana terbarunya Ketua Umum PPP versi muktamar Surabaya Romahurmuziy memberi pernyataan tegas akan mengambil alih markas utama partai politik berlambang Kakbah dari tangan SDA.

Kisruh PPP, Romy Berniat Ambil Alih Markas Utama PPP

Berujar kepada awak media di Jalan Teuku Umar, Jakpus, Selasa (11/11/2014), Romy mengatakan akan segera mengambil alih kantor Partai Persatuan Pembangunan yang kini ditempati Djan Faridz selaku kubu PPP versi muktamar Jakarta dimana langkahnya itu dilakukan karena merasa sebagai pihak sah berdasar SK Menkum dan HAM.

“Mereka tidak mempunyai alat legalitas untuk duduk disana (markas utama PPP),” ujar Ketua Umum PPP versi muktamar Surabaya yang sah berdasarkan SK Menkum dan HAM Romahurmuziy seraya menyebut bahwa hasil daripada PTUN bukanlah sebuah keputusan, melainkan lebih kepada penetapan untuk menunda pelaksanaan.

Romy mengatakan secara substantif Menteri tidak diperbolehkan untuk melakukan suatu perubahan berbeda degan hasil muktamar di Surabaya. “Hasil Muktamar Surabaya adalah sah berikut hasil seluruh legalitas,” tegasnya. Ketua Umum PPP versi muktamar Surabaya itupun meminta Menkum dan HAM untuk tak langsung setuju dengan hasil putusan PTUN. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)