Home » News » Konflik Yerusalem: Israel Perketat Keamanan

Konflik Yerusalem: Israel Perketat Keamanan



Yerusalem โ€“ Situasi di Yerusalem, Israel, saat ini semakin panas. Dikabarkan sekitar 1.300 personil kepolisian Israel diturunkan untuk mengamankan situasi di kota suci tiga agama besar dunia tersebut. Penjagaan juga difokuskan di sekitar kompleks Masjid Al Aqsa.

Konflik Yerusalem Israel Perketat Keamanan

Credit Photo : Al Arabiya

Jumat kemarin (7/11), Pemerintah Israel telah memberlakukan aturan yang ketat mengenai akses menuju Masjid Al Aqsa. Pemberlakukan aturan tersebut semakin memicu ketegangan antara Pemerintah Israel dan umat Muslim Palestina, terutama mereka yang hendak menunaikan ibadah Sholat Jumat di masjid bersejarah tersebut. Hasilnya, kericuhan pun pecah. Beberapa pemuda muslim Palestina melemparkan batu ke arah barikade polisi Israel.

Dilansir dari Al Jazeera (Sabtu, 8/11/2014), polisi Israel pun menahan 35 orang yang terlibat kericuhan di sekitar kompleks Masjid Al Aqsa. Petugas keamanan Israel pun memeriksa setiap orang yang akan masuk ke kompleks masjdi tersebut. Polisi Israel pun sempat menolak sekitar 500 orang pemuda yang hendak masuk ke Masjid Al Aqsa. Akhirnya, 500 orang pemuda tersebut terpaksa melakukan Sholat Jumat di pelataran masjid bersejarah tersebut.

Ketegangan di Yerusalem telah terjadi dalam empat pekan terakhir ini. Hal tersebut dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang memperbolehkan seluruh agama untuk memasuki kompleks Masjid Al Aqsa.

Keputusan tersebut kemudian ditolak keras oleh umat muslim di Yerusalem. Hal tersebut disebabkan oleh pertimbangan bahwa Masjid Al Aqsa yang merupakan tempat suci bersejarah bagi umat Musim, sehingga hanya umat Muslim-lah yang diperbolehkan menjejakkan kaki di kompleks masjid tersebut. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)