Home » News » Kenaikan Harga BBM: Megawati Membisu, PDIP Tak Kompak

Kenaikan Harga BBM: Megawati Membisu, PDIP Tak Kompak



Jakarta โ€“ Rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat ini mendapat respon keras dari beberapa pihak. Walaupun belum diputuskan besaran nominal pasti kenaikan harga BBM, wacana tersebut langsung mendapat reaksi keras dari beberapa kader Partai Demokrat Indonesia Perjuangan.

Kenaikan Harga BBM: Megawati Membisu, PDIP Tak Kompak

Berdasarkan pantuan SisiDunia (Sabtu, 8/11/2014), ada tiga nama yang paling vocal menyuarakan penolakan terhadap kenaikan BBM, sebut saja Rieke Diah Pitaloka, Maruar Sirait dan Effendi Simbolon.

Kondisi terpecahnya PDIP soal rencana kenaikan harga BBM ini dikomentari oleh pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Agung Suprio, yang menganggap kondisi tersebut disebabkan oleh masih bungkamnya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga
Jokowi Bertolak ke Beijing Untuk Hadiri KTT APEC
Kenaikan Harga BBM: BI Pastikan Inflasi Masih Terkendali

Hingga saat ini PDIP memang masih belum mendeklarasikan secara formal dukungan terhadap kenaikan harga BBM. Bungkamnya Megawati ditafsirkan oleh sebagian anggota DPR dari fraksi PDIP untuk menolak rencana kenaikan harga BBM.

Meskipun dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK ada anak Megawati, yakni Puan Maharani, para kader banteng bermoncong putih tersebut tidak langsung mematuhi rencana pemerintah tersebut. Pasalnya untuk memutuskan pandangan partai dalam kenaikan harga BBM masih harus melewati mekanisme rapat partai. Beberapa kader PDIP tersebut menganggap kenaikan BBM jangan diputuskan secara terburu-buru, tetapi harus dikaji lagi karena pastinya ada efek domino dari kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut. ( Rindi Ayunda – sisidunia.com)