Home » Ekonomi & Bisnis » Rasio KPRI di Indonesia Masih Berbanding Rendah Dengan PDB

Rasio KPRI di Indonesia Masih Berbanding Rendah Dengan PDB



Jakarta – KPR atau Rasio Kredit Perumahan Rakyat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia masih terbilang jauh dibawah apabila dibandingkan dengan negeri jiran Malaysia.

Rasio KPRI di Indonesia Masih Berbanding Rendah Dengan PDB

Saat ini di Indonesia Rasio KPR terhadap PDB sekitar 3,36 persen. Sedangkan di Malaysia sudah menembus 35,98 persen, Hongkong sebesar 42,59 persen dan untuk singapura adalah 50,62 persen.

Menurut Raharjo Adisusanto selaku direktur utama PT SMF menjelaskan, masih rendahnya rasio tersebut karena terdapat beberapa sebab diantaranya adalah di Indonesia saat ini pasokan perumahan hanya mencapai 400 ribu unit, yang diperoleh dari swadaya sebesar 150 ribu unit dan pengembang sebesar 250 ribu unit. Sedangkan untuk kebutuhan perumahan saat ini adalah 800 ribu – 1,5 juta unit.

Selain itu terdapat pula masalah yang terkait dengan penyediaan lahan yang kini semakin minim, serta sarana infrastruktur dan perizinan membangun perumahan di Indonesia juga mempengaruhi rasio tersebut.

Untuk kebutuhan dana pembiayaan perumahan di Indonesia juga masih terbilang besar, nilainya mampu menembus angka Rp 209 triliun per tahunya.

Nilai tersebut mengacu pada pertumbuhan penduduk , harga, kebutuhan, dan deadlock pasokan rumah.(Arkha Satya -sisidunia.com)