Home » News » Bamsoet: DPR Tandingan Bentuk Perilaku KIH Tidak Dewasa Dalam Berpolitik

Bamsoet: DPR Tandingan Bentuk Perilaku KIH Tidak Dewasa Dalam Berpolitik



Jakarta – Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang dimotori oleh Partai PDI Perjuangan membentuk DPR tandingan ini akhirnya mendapatkan tanggapan dari petinggi partai Golkar Bambang Soesatyo, menurut pria yang akrab disapa Bamsoet, apa yang ditempuh KIH merupakan bentuk yang tidak bisa menerima perubahan dan kekalahan.

“Bukan hanya mengganggu ritme kerja DPR, manuver membentuk pimpinan DPR tandingan memperlihatkan perilaku KIH sebagai kekuatan politik yang menolak kesetaraan eksekutif-legislatif serta tidak dewasa dalam berpolitik dan berdemokrasi, bahkan cenderung ingin menguasai semua dari hulu hingga hilir,” tegas Sekretaris Fraksi Partai Golkar, dalam pesan tertulis yang diterima wartawan, pada Minggu (2/11/2014).

DPR Tandingan Bentuk Perilaku KIH Tidak Dewasa

Dalam pandangannya, kesetaraan eksekutif-legislatif sifatnya wajib untuk bisa mengurangi pelaku korup birokrat, dan untuk memaksimalkan peranan nya DPR tidak boleh berada dibawah pengaruh pemerintahan.

Akan tetapi dengan adanya DPR tandingan, maka bentuk kesetaraan eksekutif-legislatif mustahil terbentuk, dan Bamsoet beranggapan jika saat ini peta kekuatan di DPR sudah ideal untuk mewujudkan kesetaraan eksekutif-legislatif yang dimaksut.

Baca Juga:

“Sepanjang era Orde Baru, DPR hanya menjadi tukang stempel. Bahkan 10 tahun periode kepresidenan SBY pun fungsi check and balances sama sekali tidak efektif, karena DPR dipreteli oleh Sesgab pendukung pemerintah,” tutup Bamsoet. (Moch Asnan – www.sisidunia.com)