Home » Ekonomi & Bisnis » Karena Beban Perusahaan Naik,Kinerja Unilever Tertekan

Karena Beban Perusahaan Naik,Kinerja Unilever Tertekan



Jakarta – PT Unilever Indonesia membukukan laba yang akan didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,04 triliun turun sebanyak 1,01 persen dari kuartal III ditahun 2014 ini.

Karena Beban Perusahaan Naik,Kinerja Unilever Tertekan

Akan tetapi penjualan naik 13,3 persen pada kuartal III 2013 sebesar Rp 23,02 triliun menjadi Rp 26,03 triliun pada tahun 2014. Sedangkan untuk harga pokok juga naik pada kuartal III 2014 yakni menjadi Rp 13,35 triliun. Dan untuk laba kotor juga mengalami kenaikan menjadi Rp 12,73 triliun atau naik sebesar 7,6 persen.

Walaupun demikian, laba perseroan turun 0,1 persen pada kuartal III 2014 menjadi Rp 5,48 triliun. Tercatat adanya kenaikan pada sejumlah beban. Pada kuartal ini, beban umum naik menjadi Rp 2,06 sedangkan untuk beban pemasaran juga naik menjadi Rp 5,17 triliun.

Oleh karen itu, Laba bersih persaham dasar akibatnya turun menjadi Rp 531/saham di kuartal III 2014 yang sebelumya diperiode yang sama sebesar Rp 536/saham.

Dan untuk jumlah liabilitas tebukukan naik menjadi Rp 9,69 triliun pada september 2014. Perseroan pun mendapatkan kas Rp 473,52 miliar.

Pada saham perdagangan Jumat kemarin (24/10/2014) saham Unilever turun menjadi Rp 30,600/saham atau sekitar 1,92 persen. Dan untuk total frekuensi perdagangan 2.894 kali. (Arkha Satya -sisidunia.com)