Home » Ekonomi & Bisnis » Starbucks: MUI Serahkan Sertifikat Halal, Logo Halal Bisa Di Pasang

Starbucks: MUI Serahkan Sertifikat Halal, Logo Halal Bisa Di Pasang



Jakarta – Majelis Ulama Indonesia telah menyerahkan sertefikat halal kepada PT Sari Coffe Indonesia selaku pengelola toko kopi premium Starbucks di Indonesia yang secara simbolis dilaksanakan di gerai Botani Square kota Bogor, Jawa Barat, pada Rabu Kemarin. Direktur LPPOM MUi Lukamnul Hakim yang secara langsung menyerahkan sertefikat halal untuk Starbucks pada rabu kemarn. Lukamnul mengungkapkan Starbucks merupakan kedai kopi premium pertama di Indonesia yang mengantongi sertefiakt halal. Berdasar data Cerol LPPOM MUI, unutk produk kopi kemasan yang telah bersertefiakt halal memeang cukup banyak, mencapai 27 perusahaan. Namun, khsusus untuk gerai kopi kelas premium, Starbucks merupakan yang pertama bersertifikat halal.

MUI: Serahkan Sertifikat Halal Untuk Starbucks Indonesia, Logo Halal Bisa DI Pasang

Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (30/10/2014) Direktur LPPOM MUI Lukamnul Hakim mengatakan “Sertifikat halal untuk Starbucks, bagi LPPOM MUI cukup melegakan karena selama ini bersama gerai beberapa merek bakery, Starbucks merupakan salah satu dari sekian gerai toko kopi yang sering dipertanyakan kehalalannya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Lukamnul menambahkan, dengan diserahkannya sertifikat halal tersebut, seluruh gerai Starbucks di Indonesia akan mendapat logo sertifikat halal. Dimana masyarakat tidak ragu lagi terhadap produk dari kedai kopi asal Amerika Serikat, karena mendapat kepastian bahwa Starbucks dengan semua menu yang disajikan telah bersertifikat halal. Sementara itu, Direktur PT Sari Coffe Indonesia, Anthony Cottan menyatakan Starbucks telah hadir di Indonesia sejak 12 tahun lalu, dengan memiliki 176 gerai diseluruh Indonesia. Selain itu menurut Anthony, selama ini Starbucks sudah berstandar halal, mereka sudah lebih dahulu hadir di Malaysia dan negara Timur Tengah, namun di Indonesia pihaknya baru mengurus sertifikat halal tahun 2014 ini. (fauji nur – sisidunia.com)