Home » News » KPK Masih Tutup Mulut Terkait Catatan Merah

KPK Masih Tutup Mulut Terkait Catatan Merah



Jakarta โ€“ Walaupun Jokowi telah mengumumlan susunan kabinetnya, sampai saat ini ternyata pihak KPK masih tutup mulut berkaitan dengan nama yang diberi tanda merah. Dalam keterangan persnya, kemarin (27/10/2014), Ketua KPK Abraham Samad hanya membeberkan sedikit informasi, bahwa nama-nama yang diberikan oleh Jokowi untuk dilakukan screening berjumlah 80 orang.

KPK Masih Tutup Mulut Terkait Catatan Merah

Ketika didesak, Abraham mengaku lupa nama-nama yang diberikan tanda minus sebenarnya berjumlah 10 bukan 8 orang. Dengan dalih itulah ia tidak dapat menjawab apakah meneri-menteri yang sudah dilantik tersebut memang benar tanpa memiliki catatan buruk dari KPK.

Memang jika dilihat dari jumlah yang diberikan tentunya Jokowi masih memiliki sekitar 60 nama yang dapat ditunjuk sebagai menteri, walaupun sebenarnya ia hanya memilih 34 kementerian saja. Samad sendiri mengaku pihak KPK tidak memiliki kewenangan mengatur siapa yang berhak, karena ini adalah sepenuhya merupakan hak prerogatif presiden.

KPK hanya memiliki kewenangan memberikan rekomendasi, pandangan, dan panduan bahwa ini orang-orang yang sebenernya harus dipertimbangkan. Dengan sikap tertutup dari Samad ini tentu menimbulkan reaksi dari masyarakat.

Terlebih lagi, saat ini ada rumor bahwa ada beberapa nama yang diresmikan Jokowi mengisi salah satu pos kementerian memiliki catatan merah. Nama tersebut adalah Rini Soemarno. Namun ketika disindir terkait nama tersebut, Samad hanya menjawab diplomatis dan mengaku lupa.

Berkaitan dengan nama-nama yang nantnya akan mengisi posisi Jaksa Agung, Samad saat ini masih menunggu nama-nama dari Jokowi untuk dilakukan screening. Hal ini dikarenakan sama dengan para menteri, nama-nama Jaksa Agung juga harus diisi oleh orang yang bersih. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)