Home » News » Kabinet Kerja: Jokowi Tidak Merencanakan Jumlah 8 Menteri Perempuan di Kabinetnya

Kabinet Kerja: Jokowi Tidak Merencanakan Jumlah 8 Menteri Perempuan di Kabinetnya



Jakarta โ€“ Pada akhirnya kabinet pemerintahan dari Jokowi-JK sudah terbentuk. Kabinet yang memiliki nama Kabinet Kerja ini saat ini sudah siap untuk menjalankan tugasnya masing-masing. Yang menarik pada kabinet kerja kali ini adalah jumlah menteri perempuannya terbilang cukup banyak.

Jokowi Tidak Merencanakan Jumlah 8 Menteri Perempuan di Kabinetnya

Dimana dari 34 menteri ada 8 menteri perempuan menghiasi kabinet kerja. Yang menariknya adalah Jokowi sendiri kaget dengan jumlah menteri perempuan didalam kabinetnya, hal ini diungkapkan oleh Mantan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto, ketika ditemui wartawan sisidunia, Rabu (28/10/2014).

Dituturkan oleh Andi bahwa sebenarnya Jokowi sama sekali tidak merencanakan jumlah menteri perempuanya. Karena pada awalnya ia telah menyiapkan sekitar 81 nama yang diajukan kepada pihak KPK dan PPATK. Hasil screening tersebut kemudian dijadikan pedoman bagi Jokowi-JK untuk menyusun kabinet.

Sama sekali tidak ada rancangan berapa jumlah menteri perempuan dan berapa Dirut BUMN. Karena yang dirancang hanyalah dari Parpol berapa, PDIP berapa, Nasdem berapa. Di luar hal tersebut sama sekali tidak ada rancangan, sehingga output yang keluar sama sekali tidak sengaja, ungkap Andi.

Andi mengungkapkan bahwa sebenarnya pembentukan Kabinet Kerja ini mengutamakan menteri-menteri yang memiliki kapasitas yang baik dengan rekam jejak yang bersih. Dicontohkan seperti Yohana Yambesi adalah seorang Guru Besar Perempuan yang berasal dari Papua yang saat ini ditunjuk sebagai Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sebagaimana yang diketahui bahwa jumlah menteri perempuan didalam Kabinet Kerja terbilang cukuo banyak dalam sejarah kabinet Indonesia. Yang menarik adalah para menteri perempuan ini kebanyakan berasal dari kalangan profesional. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)