Home » Ekonomi & Bisnis » Harga Emas Dunia: Alami Koreksi Imbas Dari Rencana The Fed Akhiri Stimulus Obligasi

Harga Emas Dunia: Alami Koreksi Imbas Dari Rencana The Fed Akhiri Stimulus Obligasi



New York – Harga emas dunia mengalami koreksi beruntun terpanjang sejak Agustus menejlang pertemuan Federal Reserve (The Fed) yang berencana untuk mengakhiri program stimulus obligasi. pejabat The Fed menilai waktu untuk menaikkan suku bunga setelah terbitnya data ekonomi AS menunjukkan jumlah kontrak pembelian rumah naik di bawah perkiraan pada bulan September kemarin. Harga emas pada pengiriman Desember segera turun 0,3% menajdi USD 1.222,62 per ounce terendah sejak 15 Oktober 2014, sementara harga emas diperdagangkan pada harga USD 1.225,02 di pasar Singapura. Harga emas terkoreksi 1,8 % dalam 4 hari terakhir.

Harga Emas Dunia: Alami Koreksi Imbas Dari Rencana The Fed Akhiri Stimulus Obligasi

Dikutip dari laman Bloomberg, Selasa (28/10/2014) James Stell Analis HSBC Securities (USA) Inc mengatakan “Penurunan harga emas kemungkinan disebabkan posisi investor menjelang pertemuan mendatang karena sebagai besar investor mengharapkan The Fed akan mengumumkan mengakhiri program pelonggaran kuantitatifnya. Permintaan fisik, terutama dari timur jauh terus memberikan dukungan yang mendorong harga emas,” ujarnya.

Sementara Emas di pasar Comex New York pada pengiriman Desember terkoreksi sebanyak 0,6 persen menjadi 1.222,60 per ounce dan diperdagangkan dikisaran USD 1.222,70. Pada kepimilikan aset di SPDR Gold Trus tidak berubah kemarin setelah terkoreksi ke posisi terendah dalam enam tahun pada 24 Oktober 2014. Sementara, harga perak pada pengiriman Desember turun 0,3% diperdagangkan USD 17,086 per ounce. Sementara platinum turun 0,5% menjadi USD1.251,50 per ons, dan paladium susut 0,6% menjadi USD780,75 per ons setelah menguat selama tiga hari.(fauji nur – sisdunia.com)