Home » Ekonomi & Bisnis » Berita Mancanegara: Harga Saham AS Alami Stagnan, Harga Minyak Dunia Turun

Berita Mancanegara: Harga Saham AS Alami Stagnan, Harga Minyak Dunia Turun



New York – Pasar saham Amerika Seriakt mengalami stagnan dibanding akhir pekan lalu, setelah saham S&P 500 mendapatkan gain tertinggi sejak Januari 2013. Sealin itu kondisi terebut didorong olah anjloknya harga saham-saham energi akibat penurunan harga minyak dunia. Saham Dow Jones Industrial Average meningkat 12,53 poin atau 0,07 persen ke level 16.817,94. Saham S&P 500 menurun sebesar 2,95 poin atau 0,15 persen ke angka 1.961,63, sedangkan saham Nasdaq Composite mengalami penaikkan 2,22 poin atau 0,05% menjadi 4.485,93.

Berita Mancanegara: Harga Saham AS Alami Stagnan, Harga Minyak Dunia Turun

Dikuti dari laman Reuters, Selasa (28/10/2014) Saham dari Gilead Scinece meningkat sebesar 1,7 persen ke angka US$ 112,59, sehari sebelum perusahaan meriis data laporan keuangan. Nilai saham Micron Technology mengalai peningkatan sebesar emapt persen ke angka US$ 32,30. Chief Executive Sarhan Adam Sarhan mengatakan bahwa pasar saham Amerika Seriakt sedang berada dalam jalur terbaik pada bulan Oktober. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan bank sentral (The Fed) seharusnya mengakomodasi kebutuhan pasar saat ini.

Data sebagian besar perusahaan melampaui ekspektasi pendapatan, dimana 71 persen dari 213 perusahaan yang terdaftar di S&P 500 telah melebihi ekspektasi analis. Sementara saham-saham perusahaan Brazil yang diperdagankan di Amerika Seikat melemah setelah kembali terpilihnya Dilma Rousseff pada pemilihan Presiden. Tercatat Petrobras ADRs menurun sebesar 13,7 persen ke angka US$ 11,16 dan Vale melemah 5,2 persen menuju US$ 10,58. Saham Twitter juga menagalami penurunan sebesar 9,6 persen ke angka US$ 43,88 setelah penerimaan pada kuartal ketiga 2014 dilaporkan meningkat namun proyeksinya untuk kuartal terakhir 2014 tidak akan memenuhi target. (fauji nur – sisidunia.com)