Home » News » Unjuk Rasa Pemuda Maluku Ancam Keluar Dari NKRI

Unjuk Rasa Pemuda Maluku Ancam Keluar Dari NKRI



Ambon – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku yang berjumlah hingga ratusan orang melakukan unjuk rasa. Rencana mereka akan melakukan unjuk rasa di kantor Gubernur namun tidak berhsasil karena di hadang Satpol PP hingga akhirnya mereka memblokade Jalan Sultan Khairun, pada senin (27/10/2014).

Pemblokadean jalan ini setelah mereka tidak berhasil masuk ke kantor Gubernur hingga aksi dorong mendorong dengan petugas, oleh sebab arus lalu lintas menjadi macet total dan Polisi yang mengawal aksi unjuk rasa ini tidak bisa berbuat banyak.

Pemuda Maluku Ancam Keluar Dari NKRI

Selang 10 menit lamanya, akhirnya Petugas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) mau membuka pintu masuk dan membiarkan para demostran masuk ke kantor Gubernur Maluku. Didalam aksi tersebut pada pendemo membawa keranda hitam dan sebuah spantuk tanda protes lalu dibakar didepan kantor Gubernur Maluku.

Pemuda Maluku ini dalam aksinya mengecam pemerintah yang tidak mengindahkan hak-hak masyarakat Maluku selama ini, dan selalu mengabaikan kepentingan masyarakat Maluku serta ancaman mereka akan memerdekakan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, berikut ini isi tuntutan mereka.

“Tuntutan kami, pertama kami bangsa Maluku meminta keadilan bernegara di NKRI ini. Kedua kami bangsa Maluku menolak dengan tegas bentuk-bentuk imperialisme. Ketiga kami bangsa Maluku meminta perlakuan otonomi khusus untuk Maluku,” tegas Hamzah Nurlily, salah satu orator kala membaca tuntutan.

Baca Juga:

Zeth Sahuburua, Wakil Gubernur Maluku, yang menemui unjuk rasa yang mengatasnamakan Pemuda Maluku ini berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka pada Gubernur Maluku, namun Sahuburua berpesan untuk tetap menghargai Bhineka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa ini. (Moch Asnan – www.sisidunia.com)