Home » News » SDA Menilai, Muktamar PPP di Surabaya Tidak Sah

SDA Menilai, Muktamar PPP di Surabaya Tidak Sah



Jakarta – Konflik Internal didalam tubuh Partai Persatuan Permabngunan (PPP) memang di akui Ketua umum Suryadharma Ali (SDA), apalagi SDA menilai konflik ini tampaknya akan berjalan semakin lama karena saling mengaku Ketua Umum yang sah.

“Sebagaimana diketahui PPP mengalami konflik yang cukup tajam,” tegas SDA saat jumpa persnya di kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (27/10/2014).

Muktamar PPP di Surabaya Tidak Sah

Menurut SDA, Konflik ini muncul karena dirinya telah di khianati oleh beberapa orang yang berada di dalam partai PPP, serta Muktamar yang dilaksanakan di Surabaya pimpinan M Romahurmuziy tidak sah.

“Terutama pemberhentian saya dari jabatan tak tanggung-tanggung sampai dua kali dan melakukan muktamar di Surabaya yang tidak sah,” jelas SDA.

SDA Menambahkan, jika muktamar PPP sebenarnya yang sah akan dilaksanakan pada 30 Oktober hingga dengan 2 November 2014 nanti.

“Majelis Syariah sudah mengkoordinasikan rapat dengan PPP yang dihadiri oleh majelis pertimbangan dan sekretariat majelis partai dan menetapkan muktamar sah akan dilaksanakan 30 Oktober-2 November 2014,” tutupnya.

Baca Juga:

Sebelumnya, PPP versi Emron Pangkapi sudah melaksanakan Muktamar PPP yang ke VIII di Surabaya, hasilnya Romahurmuziy yang sebelumnya menjadi Sekjen PPP diangkat menjadi ketua umum PPP. (Moch Asnan – www.sisidunia.com)