Home » Ekonomi & Bisnis » Penangkapan Ikan Ilegal di Indonesia, Negara Rugi Rp 30 Triliun

Penangkapan Ikan Ilegal di Indonesia, Negara Rugi Rp 30 Triliun



Jakarta – Illegal Fishing atau penangkapan ikan secara ilegal ternyata masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus ditangani pada sektor kelautan di Indonesia.bahkan adanya aksi tersebut negara harus menanggung kerugian puluhan triliun rupiah.

Penangkapan Ikan Ilegal di Indonesia, Negara Rugi Rp 30 Triliun

Menurut Arif Satria seorang pengamat kelautan menjelaskan, Indonesia harus menanggung kerugian mencapai Rp 30 triliun per tahunya karena penangkapan ikan secara ilegal ini. Oleh karena itu pemerintrah harus membentuk satgas untuk mengatasia mafia ikan ini.

Ada dua wiliayah perairan Indonesia yang rawan adanya kasus illegal fishing ini, yakni laut China Selatan dan laut arafuru. Di dua titik rawan tersebut menyebabkan kerugian yang cukup banyak.

Lebih lanjut Arif memaparkan Arafuru dan laut China Selatan dapat menyumbang kerugian mencapai 80 persen dari Rp 30 triliun per tahun. Oleh karena itu apabila pemerintah dapat mengawasi dan mengatasi illegal fishing di dua wilayah tersebut kerugian yang harus ditanggung oleh pemerintah tidak akan terlalu besar.

Ia juga menyarankan agar pemerintah juga ikut andil dalam pemberdayaan para nelayan kecil yang ada diwilayah laut Indonesia. Nelayan kecil seharusnya tidak hanya difungsikan sebagai pencari ikan akan tetapi juga diperankan secara geopolitik demi menjaga aset kelautan tanah air. (Arkha Satya – sisidunia.com)