Home » Techno » Inbox: Layanan Email Terbaru Google, Lebih Terstruktur dan Mengorganisir Email Yang Masuk

Inbox: Layanan Email Terbaru Google, Lebih Terstruktur dan Mengorganisir Email Yang Masuk



California – Perusahaan Raksasa IT dunia Google telah resmi meluncurkan layanan email baru. Layanan tersebut dikabarkan dengan nama Inbox. Sayangnya, hanya segelintir orang yang dapat merasakannya karena Google memberikan layanan tersebut dengan undangan dari perusahaan IT tersebut. Menurut Google, mereka telah memberikan kesempatan kepada beberapa pengguna Gmail yang terpilih secara acak untuk mendapatkan undangan tersebut. Dimana undangan tersebut dapat digunakan untuk mencoba layanan Inbox. Namun, bagi pengguna Gmain yang belum mendapatkan undangan, bisa meminta melalui email ke inbox@google.com.

Inbox: Layanan Email Terbaru Google, Silahkan Daftar di inbox@google.com

Dilansir dari laman Reuters, Kamis (23/10/2014), menyebutkan layanan ini ditujukan untuk mengorganisir email agar lebih terstruktur. Demikian pula dengan tampilan informasi mengenai janji pertemuan, pemesanan pesawat, dan pengantaran paket. Semua ini akan dibuat lebih ramah dan simpel.

Untuk sementara ini, layanan Inbox hanya bisa digunakan bersanding dengan Gmail. Semua ini juga tersedia untuk pengguna di web maupun smartphone Android atau iPhone. Sementara pihak Google mengatakan “Inbox dibuat oleh orang yang sama yang mengembangkan Gmail, tapi ini bukan Gmail. Layanan ini sangat berbeda, baik tampilan inbox maupun sistem. Di desain untuk memfokuskan pada hal yang sering digunakan oleh pemakai Gmail,” ungkap Google pada situs resmi mereka.

Google menyampaikan jika tampilan Inbox akan real time dan selalu update, khusus untuk email. Layanan dapat menunjukkan status pengiriman pada sebuah email yang telah dikirm, apakah sudah diterima, dibaca atau belum. Selain itu terdapt fitur pengingat yang mudah diakses. Google memastikan jika aplikasi baru ini akan meningkatkan fitur yang telah ada di Gmail. Memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi transaksi, akun perbankan, atau pembelian online, yang melibatkan layanan milik grup Google. (fauji nur – sisidunia.com)