Home » News » Polda Metro Jaya Serahkan Kasus Rusuh FPI Pada Intelijen

Polda Metro Jaya Serahkan Kasus Rusuh FPI Pada Intelijen



Jakarta – Penyelidikan kasus kerusuhan yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI) di Balaikota DKI Jakarta beberapa waktu lalu akan diserahkan kepada Intelijen oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto. Walaupun dalam demo resuh tersebut Polda sudah mengamankan koordinator demo Novel Bamukmin.

“Saya bicara fakta, bukan analisis, hipotesa, perkiraan, atau prediksi. Itu ranah intelijen,” jelas Heru di Polda Metro Jaya, Rabu (22/10/2014). Menurut Heru, selama ini Novel hanya memberi keterangan seputar yang terjadi pada demo saja, namun tidak memberi tahu dalang demonya.

Polda Metro Jaya Serahkan Kasus Rusuh FPI Pada Intelijen

Salah satu contoh adalah broadcast message sebagai media mengumpulkan massa, sepintas sepertinya demo tersebut ada yang mendanai namun hal ini hanyalah merupakan asumsi saja dan tidak dapat di proses secara hukum.

Dengan meminta bantuan Intelijen, menurut Heru bisa memberikan gambaran, informasi, masukan, atau prediksi yang bisa digunakan sebagai tambahan untuk mencari tahu dalang demo, bisa jadi sebagai tambahan alat bukti dari hasil penyelidikan Intelijen.

Polisi sendiri tidak bisa memaksakan keterangan dari tersangka yang tidak mau memberikan keterangan, salah satunya adalah Novel mengatakan jika FPI membawa batu dari Jawa barat sampai TKP hanya untuk buat wirid.

Baca Juga:

Secara logika, tidak ada batu hanya untuk wirid, “Informasi dari intelejen juga harus diuji oleh reserse, apakah informasi bisa jadi bukti dalam penyidikan, atau hanya informasi masukan bagi pimpinan,” tutup Heru. (Moch Asnan – www.sisidunia.com)