Home » Ekonomi & Bisnis » Harga Minyak Dunia Tertekan Karena Ekonomi Global Yang Melambat

Harga Minyak Dunia Tertekan Karena Ekonomi Global Yang Melambat



Jakarta – Adanya kekhawatiran permintaan yang melambat serta penawaran membuat harga minyak dunia kembali melemah pada awal pekan ini, sebagaimana pantauan SisiDunia, Selasa (21/10/2014).

Harga Minyak Dunia Tertekan Karena Ekonomi Global Yang Melambat

Untuk saat ini harga minyak berjenis Brent turun 69 sen menuju level US$ 85,57/ barel. Level terendah sendiri pernah menembus angka US$ 84,41/barel. Sedangkan untuk harga minyak mentah Amerika Serikat juga melemah 4 sen menjadi US$ 82,71/barel.

Harga minyak dunia terus mengalami pelemahan 25 persen semenjak Juni karena adanya kekhawatiran dari pasar, belum lagi prospek ekonomi dari Eropa dan China yang suram. Para pelaku pasar kini juga tengah menanti rilis data ekonomi dari China terlebih untuk produk domestik bruto (PDB). Dalam lima tahun pertumbuhan PDB China akan rendah.

Disisi lain produksi minyak sementara ini dihentikan di ladang minyak Saudi Kuwait Khafji.  Ladang minyak tersebut mampu memproduksi 200 – 300 ribu barel/hari. Akan tetapi kondisi tersebut tidak mempengaruhi pasokan dari Arab Saudi, karena negeri arab tersebut mampu memproduksi 12,5 juta barel minyak per tahun.

Terdapat pula sentimen negatif yang mempengaruhi harga minyak yakni adanya keputusan untuk memangkas produksi pada Organization of the Petrolium Wporting Countries (OPEC). Langkah tersebut dilakukan untuk mendulang harga minyak.

Meski demikian, Kuwait, Iran dan Arab Saudi memberikan sinyal enggan untuk mengubah kebijakan tersebut. Venezuela juga meminta adanya pertemuan luar biasa sebelum tanggal 27 November untuk membicarakan harga minyak saat ini. (Arkha Satya – sisidunia.com)