Home » News » Calon Menteri Jokowi: KPK Beri Tanda Merah Dan Kuning Pada Calon Menteri

Calon Menteri Jokowi: KPK Beri Tanda Merah Dan Kuning Pada Calon Menteri



Jakarta – Pada hari minggu kemarin Presiden terpilih Jokowi menemui empat pemimpin KPK di gedung KPK untuk menyerahkan nama-nama calon menteri yang sudah diserahkan oleh tim Transisi. Wakil ketua KPK Zulkarnain menjelaskan pemebrian tanda dilakukan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), penelusuran gratifikasi dan pengaduan masyarakat.

Calon Menteri Jokowi: KPK Beri Tanda Merah Dan Kuning Pada Calon Menteri

Dikutip dari berbagai sumber Senin (20/10/2014) wakil ketua KPK Zulkarnain mengatakan “kami tidak pakai istilah lolos atau tidak lolos, tapi memberikan masukan sesuai yang diminta, yang beresiko tinggi kami anggap merah, yang kami anggap kurang kami beri warna kuning,” ucapnya. Menurut Zulkarnain, warna merah menandakan nama calon menteri tersebut “bermasalah”. Semua yang terkait bisa membuat profil, orang-orang yang tentu terkait dengan perkara korupsi, atau potensi korupsi, juga ketaatan terhadap ketentuan yang menyangkut pencegahan korupsi. Kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, wakil ketua KPK Zulkarnain berpesan agar delapan agenda pemberantasan korupsi dilaksanakan dengan baik.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan akan melibatkan peran KPK dan Pusat Pelaporan, Analisis dan Transakssi Keuangan (PPATK) untuk menjaring orang yang akan membantunya di pemerintahan. Postur kabinetnya tidak berubah, teridir atas 33 kementerian dengan empat menteri koordinator yaitu Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia; Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koordinator Maritim, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup; dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Sosial Budaya.

Komposisi menteri terdiri atas 18 orang berlatar belakang profesional dan 15 nama berlatar belakang partai politik. Jokowi memastikan akan mengumumkan susunan kabinetnya pada 21 Oktober 2014, satu hari selesai dilantik. (fauji nur – sisidunia.com)