Home » Ekonomi & Bisnis » Penandatanganan Amendemen Kontrak Karya Antara Pemerintah dan Vale

Penandatanganan Amendemen Kontrak Karya Antara Pemerintah dan Vale



Jakarta – Pemeritah dengan PT Vale Indonesia telah menandatangani amandemen kontrak karya. Vale sendiri merupakan satu satunya perusahaan yang melaksanakan amendemen kontrak karya dengan pemerintah dari 84 perusahaan yang telah melakukan renegosiasi.

Penandatanganan Amendemen Kontrak Karya Antara Pemerintah dan Vale

Dari 84 perusahaan yang telah selesai melakukan renegosiasi itu terdiri dari 24 kontrak karya serta ada 60 perjanjian karya penguusaha batu bara. Untuk sisanya pemerintahan baru Jokowi-JK dapat meneruskan MoU dari 23 kontrak karya perusahaan.

Pada amendemen kontrak karya tersebut, ada beberpa perubahan seperti pengurangan laus wilayah dari 190.510 hektar menjadi 118.435 hektar. Namun pada akhir kontrak 2025 nanti Vale dapat mempertahankan wilayah 25 ribu hektar diusulkan untuk dieksplorasi.

Selain itu ada juga kenaikan royalti menjadi 3 persen yang sebelumnya hanya 0,9 persen, mendivestasikan 20 persen sahamnya, dan Vale juga dapat mengajukan permohonan untuk meneruskan operasinya setelah berakhirnya kontrak karya yakni 2 kal dalam 10 tahun dalam bentuk izin operasi.

Meski peraturan pemerintah secara resmi belum keluar. Akan tetapi sejak ada penandatanganan amendemen kontrak karya tersebut sudah dapat dikatakan berlaku efektif. Sedangkan untuk masalah divestasi saham vale akan melepasnya dalam waktu 5 tahun. (Arkha Satya – sisidunia.com)