Home » Ekonomi & Bisnis » Jokowi Mengemban Tugas Menjaga Pertumbuhan Ekonomi RI 5%

Jokowi Mengemban Tugas Menjaga Pertumbuhan Ekonomi RI 5%



Jakarta- naiknya harg bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tinggal menghitung hari. Komite Ekonomi Nasional (KEN) mengatakan naiknya harga BBM subsidi akan menjadi stimulus untuk membuat ruang fisikal yang lebih besar. Tanpa ada pilihan tersebut Indonesia dinilai akan kesulitan mencapai target pertumbuhan ekonomi 5 persen pada tahun nanti.

Jokowi Mengemban Tugas Menjaga Pertumbuhan Ekonomi RI 5%

Adanya stimulus fisikal yang memungkinkan adanya ruang yang terbuka lebar akan sedikit mengatasi lambatanya pertumbuhan ekonomi kridit pada angka 14 persen. Seharusnya Indonesia mampu menargetkan 5-6 persen pertumbuhan ekonomi, untuk mewujudkan kondisi tersebut kridit harus ada pada level 16,5 – 20 persen.

Raden Pardede wakil Ketua dari KEN menyoroti adanya masalah pada penciptaan lapangan kerja yang banyak dipenuhi oleh sektor informal. Indonesia sebagai negara berkembang yang mempunyai cita-cita untuk menjadi negara maju, Ia menilai warga Indonesia memerlukan pekerjaan yang layak pada sektor formal yang dapat meningkatkan gini rasio atau paling tidak mengurangi ketimpangan antara orang kaya dan orang miskin.

Indonesia harus pandai-pandai menggait para investor untuk menanamkan modal di negeri ini. Tidak bisa hanya mengandalkan investasi jangka pendek karena akan pada dasarnya portofolio jangka pandek rentan dengan kerugian. Ditambah dengan suku bunga AS yang agresif dapat membuat Indonesia mengalami likuiditas. Itu yang harus di waspadai oleh pemerintahan baru ini. (Arkha Satya – sisidunia.com)