Home » Ekonomi & Bisnis » Prestasi SBY Sebanding Dengan Utang Yang Harus Dibayar

Prestasi SBY Sebanding Dengan Utang Yang Harus Dibayar



Jakarta – Dua periode Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin negara ini (Sepuluh tahun). Terdapat beberapa prestasi yang telah diukir oleh SBY bersama Kabinet Indonesia Bersatu baik jilid I maupun jilid II. Akan tetapi masih terdapat pula pekerjaan rumah yang akan diwariskan kepada pemerintahan selanjutnya.

Prestasi SBY Sebanding Dengan Utang Yang Harus Dibayar

Pengamat Latif Adam dari LIPI menyebutkan ada sejumlah perolehan yang dihasilkan oleh pemerintahan SBY diantara di bidang ekonomi selama satu dasarwasa ini, yakni mulai dari tingkat makro hingga kesejahteraan sosial masyrakat Indonesia secara global.

Ia juga menambahkan pemerintahan SBY juga terbilang berhasil untuk mengendalikan inflasi, menaikan cadangan devisa, meminimalisir tingkat pengangguran serta kemiskinan walaupun tidak secara signifikan. Namun hal tersebut adalah prestasi yang paling disoroti.

Disamping prestasi yang dicapai peresiden dari partai berlambangkan segitiga mersi tersebut, Indonesia harus membayarnya dengan mahal. Karena pada masa pemerintahan SBY ini utang Indonesia meningkat.

Latif menjelaskan utang Indonesia sudah berada pada level yang cukup beresiko atau diatas ambang prestasi.  Debt Service Ratio (DSR) meningkat dari yang sebelumnya 46 persen menjadi 48 persen kepada PDB. Sementara itu untuk batas toleransinya 30 persen.

Lebih lanjut latif memaparkan utang bukan merupakan barang haram. Namun pemerintah harus sebisa mungkin mengelolanya dengan baik dalam ambang batas normal, serta harus dikucurkan dalam sektor produktif yang mampu memicu pertumbuhan PDB. (Arkha Satya – sisidunia.com)