Home » Ekonomi & Bisnis » Presiden SBY Diminta Untuk Memberikan Blok Mahakam ke Pertamina

Presiden SBY Diminta Untuk Memberikan Blok Mahakam ke Pertamina



Jakarta –┬áPresiden Susilo Bambang Yudhoyono didesak oleh Indonesia Resource Study (IRESS) supaya secepat mungkin menetapkan kontrak Blok Mahakam dari perusahaan minyak Total dan Inpex yang akan berakhir masa kontraknya 2017 supaya tidak diperpanjang.

Presiden SBY Diminta Untuk Memberikan Blok Mahakam ke Pertamina

Marwan Batubara Direktur Eksekutif IREES mengungkapkan seharusnya mulai sejak 1 April 2017 nanti, Blok Mahakam dikelola dan diserahkan 100 persen kepada pihak Pertamina selaku perusahan minyak nasional. Pemberian tersebut sudah sesuai dengan konstitusi serta mendesak untuk mendukung berjayanya energi nasional.

Ia juga menambahkan masa jabatan yang kurang 8 hari lagi, berharap banyak kepada presiden untuk membuat keputusan yang bijak. Dengan menyerahkan Blok Mahakam kepda Pertamina untuk dikelola secara penuh masyarakat akan mengenang sebagai warisan yang berharga dan mengapresiasikan.

Adanya desakan agar Blok Mahakam diserhkan ke Pertmina sebenarnya sudah ada sejak lama. Mulai tahun 2008 mulai ada seminar, siaran pers, audensi dengan wakil rakyat, pernyataan sikap, unjuk rasa, dan masih banyak lagi upaya yang dilakukan. Namun sampai saat ini pemerintah terkesan diam dan tidak juga mengambil sikap.

Sekedar informasi, Blok Mahakam telah dikuasai oleh pihak asing kurang lebih hampir setengah abad sejak 1967. Keuntungan yang mereka ambil dari tanah Mahakam pun sudah tak terhitung jumlahnya, yang menjadikan kontributor tumbuh dan kembangnya perusahaan Total dan Inpek di perusahan Global. Disisi lain Indonesia sendiri sampai saat ini terus mengalami krisis energi yang berkepanjangan. (Arkha Satya -sisidunia.com)