Home » Hiburan » Kumpulan Cerita Lucu Humor Terbaru Gus Dur Yang Kocak Terbahak-bahak

Kumpulan Cerita Lucu Humor Terbaru Gus Dur Yang Kocak Terbahak-bahak



Jakarta – Kumpulan Cerita Lucu Humor Terbaru Gus Dur Yang Kocak Terbahak-bahak. Diantara deretan mantan Presiden Indonesia, mungkin hanya Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau akrab dipanggil Gus Dur yang memiliki selera humor yang tinggi. Banyak sekali cerita lucu dan pengalaman seru yang dibagikan oleh cucu pendiri NU tersebut selama masa hidupnya.

Cerita Lucu Humor Ala Gus Dur Yang Paling Kocak
Begitu banyak keseruan cerita dari Gus Dur sehingga telah diterbitkannya beberapa buku kumpulan humor ala Gus Dur yang hingga sekarang menjadi bacaan masyarakat Indonesia.

Cerita lucu namun tetap memiliki banyak makna dari seorang Gus Dur dibagikannya saat dirinya sedang santai berbicara dengan seorang sahabat atau bahkan terlontar di acara resmi kenegaraan.

Humor ala Gus Dur menyentil semua golongan masyarakat, dari pejabat hingga rakyat biasa, dari pemuka agama hingga sekelas penjahat, dan bahkan para tokoh pemimpin dunia juga tak luput dalam cerita lucu tersebut.

Untuk anda yang ingin tahu seberapa tingginya selera humor dari Presiden RI ke 4 ini, berikut adalah beberapa kumpulan yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (15/10/2014) :

TAK JAWAB SMS, KARENA TULISANNYA JELEK

Suatu ketika Gus Dur membagi-bagikan handphone kepada sejumlah kiai NU. Tentu saja para kiai ini agak kikuk dengan teknologi telepon genggam itu.

Karena merasa sejumlah kiai koleganya sudah mendapatkan handphone, Gus Dur pun dengan mudah menghubungi mereka lewat telepon genggam tersebut.

Pada satu kesempatan, Gus Dur meminta kepada asistennya untuk mengirimkan SMS ke salah seorang kiai. Namun, lama ditunggu, jawaban dari sang kiai tak kunjung didapat. Alhasil Gus Dur pun menelepon sang kiai.

“Pak kiai, kalau ada SMS dari umat mbok ya dijawab,” kata Gus Dur.

Lantas dengan polosnya sang kiai menjawab, “Waduh Gus, saya nggak nulis di handphone ini, soalnya tulisan saya jelek.”

Tiga Jenis Orang NU

Rumah Gus Dur di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, sehari-harinya tidak pernah sepi dari tamu. Dari pagi hingga malam. Bahkan tak jarang sampai dini hari para tamu ini datang silih berganti baik yang dari kalangan NU maupun bukan. Mereka pun banyak dari luar kota.

Menggambarkan fanatisme orang NU, Gus Dur mengatakan, tamu-tamu itu ada tiga tipe orang NU.

Pertama :“Kalau mereka datang dari pukul 07.00 – 21.00 dan menceritakan tentang NU, itu biasanya orang NU yang memang punya komitmen dan fanatik terhadap NU,” kata Gus Dur.

Kedua:” mereka yang meski sudah larut malam, sekitar pukul 21.00-01.00, masih mengetuk pintu Gus Dur dan membicarakan NU. “Ini namanya orang gila NU,” ujarnya.

Ketiga: “ kalau ada orang NU yang masih juga mengetuk pintu rumah saya jam dua dinihari hingga jam enam pagi, itu namanya orang NU yang gila,” kata Gus Dur sambil terkekeh.

Ho Oh

Seorang ajudan Presiden Bill Clinton dari Amerika Serikat sedang jalan-jalan di Jakarta. Karena bingung dan tersesat, dia kemudian bertanya kepada seorang penjual rokok. “Apa betul ini Jalan Sudirman?” “Ho oh,” jawab si penjual rokok.

Karena bingung dengan jawaban tersebut, dia kemudian bertanya lagi kepada seorang Polisi yang sedang mengatur lalu lintas. “Apa ini Jalan Sudirman?” Polisi menjawab, “Betul.”

Karena bingung mendapat jawaban yang berbeda, akhirnya dia bertanya kepada Gus Dur yang waktu itu kebetulan melintas bersama ajudannya. “Apa ini Jalan Sudirman?” Gus Dur menjawab “Benar.”

Bule itu semakin bingung saja karena mendapat tiga jawaban yang berbeda. Lalu akhirnya dia bertanya kepada Gus Dur lagi, mengapa waktu tanya tukang rokok dijawab “Ho oh,” lalu tanya polisi dijawab “betul” dan yang terakhir dijawab Gus Dur dengan kata “benar.”

Gus Dur tertegun sejenak, lalu dia berkata, “Ooh begini, kalau Anda bertanya kepada tamatan SD maka jawabannya adalah ho oh, kalau yang bertanya kepada tamatan SMA maka jawabannya adalah betul. Sedangkan kalau yang bertanya kepada tamatan Universitas maka jawabannya benar.“

Ajudan Clinton itu mengangguk dan akhirnya bertanya, “Jadi Anda ini seorang sarjana?”

Dengan spontan Gus Dur menjawab, “Ho … oh!”

Sate Babi

Suatu ketika Gus Dur dan ajudannya terlibat percakapan serius.
Ajudan: Gus, menurut Anda makanan apa yang haram?
Gus Dur: Babi
Ajudan: Yang lebih haram lagi
Gus Dur: Mmmm … babi mengandung babi!
Ajudan: Yang paling haram?
Gus Dur: Mmmm … nggg … babi mengandung babi tanpa tahu bapaknya dibuat sate babi!

Dua Gus Adalah Musuh Orba

Di kalangan Nahdliyin, Gus adalah julukan bagi anak kiai yang mereka hormati . Panggilan hormat itu tetap melekat, bahkan sampai si anak sudah jadi bapak atau kakek . Begitulah, menurut Gus Dur, ada Gus Nun, Gus Mus, dan lain-lain-anpa menyebut diri sendiri.

Lain sikap hormat kalangan Nahdliyin, lain pula pandangan pemerintah Orde Baru. Yang terakhir ini tak suka dengan para Gus itu, terutama yang kritis terhadap kekuasaan.

Kekritisan Gus Dur terhadap pemerintah Orde Baru mengakibatkan ia “dikucilkan.” Gus Nun sering ngomong pedas, maka dianggap musuh pemerintah juga .

Tapi , kata Gus Dur, di acara jamuan makan malam bersama tamu-tamunya, sebenarnya ada satu “Gus” lagi yang tidak disukai pemerintah .

Para tamu pun penasaran, dan menunggu Gus siapa lagi gerangan yang dimaksud .

“Gusmao…,” ungkap Gus Dur menyebut nama belakang Kay Rala Xanana (sekarang Presiden Timor Leste), pemimpin Fretilin yang saat itu masih di penjara.

Radio Islami

Seorang Indonesia yang baru pulang menunaikan ibadah haji terlihat marah-marah.

“Lho kang, ngopo ngamuk-ngamuk mbanting radio? (Kenapa ngamuk-ngamuk membanting radio?)” tanya kawannya penasaran.

“Pembohong! Gombal!” ujarnya geram. Temannya terpaku kebingungan.

“Radio ini di Mekkah tiap hari ngaji Alquran terus. Tapi di sini, isinya lagu dangdut tok. Radio begini kok dibilang radio Islami.”

“Sampean (Anda) tahu itu radio Islami dari mana?”

“Lha…, itu bacaannya all-transistor. Kan pakai Al.”

Menasionalisasi Yang Besar-besar

Cerita lain dr GusDur yang membuat Clinton terbahak2 adlh ttg PM Inggris Winston Churcill n pemimpin oposisi Clement Atlee.
Atlee itu tokoh Sosialis Internasional, n terkenal gigih memperjuangkn nasionalisasi industri dan perusahaan2 besar di Inggris. Suatu hari tutur GusDur seusai sidang parlemen PM Churcill pergi ke toilet utk buang air kecil. Atlee jg msk ke toilet yg sama, mk bertemulh ke2nya.
Sambil buang air kecil, dgn wajah cemberut Churcill bilang pada Atlee:”Jangan lihat2 ya! kamu kan sukanya menasionalisasi yg besar-besar

Lapindo

“Mengapa muncul bencana lumpur dan gas panas di Sidoarjo?” tanya Gus Dur. “Ngebornya La Pindo, jadi jebol. Kalau La Pisan mungkin aman. Dalam bahasa Jawa Timuran Pindo kan dua kali, Pisan, sekali,” kata Gus Dur menjawab pertanyaannya sendiri.

Wisatawan

Saat mengunjungi Habibie diJerman, oleh teman Habibie, GusDur diminta mengulangi cerita lucu,y dgn Castro. Merasa tak enak utkmenyebut Habibie benar2 gila, GusDur memodifikasi cerita tsb pd Habibie, bahwa presiden Indonesia hebat2. Kata GusDur, Presiden Soekarno negarawan, Presiden Soeharto hartawan, Presiden Habibie ilmuwan, sedangkan GusDur wisatawan.

(Dwi Kristyowati – sisidunia.com)