Home » Ekonomi & Bisnis » Bursa Asia Melempem di Tengah Penundaan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Bursa Asia Melempem di Tengah Penundaan Kenaikan Suku Bunga The Fed



Jakarta – Setelah adanya sinyal para pejabat menunda kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS), Bursa Asia kini harus kembali melemah. Semua itu diakibatkan oleh perlambatan ekonomi global yang saat ini terjadi.

Bursa Asia Melempem di Tengah Penundaan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Dikutip SisiDunia.com dari laman Bloomberg, pada hari ini Indeks MSCI Asia Pasifik tanpa adanya saham-saham Jepang anjlok 0,4 persen pukul 09:54 waktu setempat Tokyo. Ini merupakan penutupan terendah dari bulan Maret kemarin.

Untuk indeks saham Korea Selatan mengalami pelemahan 1,1 persen. Sedangkan untuk pasar keuangan Jepang tutup karena memperingati health sport day.

Sementara saham S & P / ASX Australia menurun 0,7 persen dan saham NZX 50 juga mengalami hal yang serupa melemah 1 persen di Wellington.

Dengan melihat apa yang dilakukan oleh The Fed yang mengakhiri pembelian obligasinya pada bulan ini, saham yang ada di Bursa Asia menunjukan respon yang negatif. Hal ini menyebabkan kekhawatiran meningkatnya nilai tukar euro hingga yuan.

Stanley Fischer Wakil dari Gubernur Bank Sentral AS menjelaskan pada sepekan ini telah menggelar pertemuan bersama IMF dan muncul kekhawatiran terkait pertumbuhan ekonomi global. Hal itu merupakan sinyal penundaan naiknya suku bunga AS.

Ia juga menambahkan ada banyak alasan kenapa pelaku pasar banyak yang melakukan aksi jual. Karena mereka sangat khawatir terhadap situasi ekonomi yang ada di Eropa dan dunia pada umumnya. (Arkha Satya -sisidunia.com)