Home » Ekonomi & Bisnis » Amerika Serikat (AS) Tetap Menolak Rokok Kretek Indonesia

Amerika Serikat (AS) Tetap Menolak Rokok Kretek Indonesia



Jakarta –Ā Indonesia dan Amerika Serikat telah membuat kesepakatan untuk menghentikan sengketa perdagangan mengenai larangan penjualan rokok kretek di AS. Sebagai gantinya pemerintah Amerika Serikat memberikan tawaran yang menguntungkan ndonesia, namun rokok kretek tetap di tolak di negeri Paman Sam tersebut.

Amerika Serikat (AS) Tetap Menolak Rokok Kretek Indonesia

Meski larangan rokok kretek tidak diperbolehkan, menurut Bachrul Chairi Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional adanya kesepakatan sengketa ini masih menguntungkan Indonesia. Karena Amerika Serikat tetap memberikan izin terhadap produk rokok IndonesiaĀ  baik yang cigars maupun cigarillos atau sejenis cerutu.

Pada tahun kemarin, Indonesia pernah meminta otoritas Arbitrase WTO guna melakukan retaliasi kepada AS. Ia juga menambahkan dengan adanya langkah ini Indonesia sebenernya sudah diuntungkan karena mampu menghambat impor produk ke Indonesia dari AS yang nilianya lebih dari US$ 55 juta. Sedangkan untuk ekspor rokok kretek Indonesia ke Amerika tak lebih dari US$ 10 juta.

Seperti yang kita ketahui di AS terdapat Undang Undang yang hanya memperbolehkan rokok nonmentol saja yang boleh beredar disana (Juni 2009). Namun pada kenyataanya AS tetap memperbolehkan peredaran rokok mentol, hal ini tentu sangat mendiskriminasikan rokok kretek khas Indonesia ini dan memberiakan keuntungan sepihak pada rokok mentol.

Bahrul juga menjelaskan sebenarnya April 2010 Amerika sudah dinyatakan bersalah oleh Dispute Settlement Body di WTO. Akan tetapi AS tidak melaksanakan keputusan itu. Dan pada 27 Juni 2014 Indonesia melalui pihak DSB di WTO mensirkulasikan keputusan tersebut. Akan tetapi Indonesia dan AS sepakat untuk mengakhiri sengketa tersebut dan ini merupakan langkah yang paling realistis yang dapat diambil oleh Indonesia. (Arkha Satya – sisidunia.com)