Home » Ekonomi & Bisnis » Menjelang Rilis Laporan Keuangan Bursa Saham Amerika Serikat Tertekan

Menjelang Rilis Laporan Keuangan Bursa Saham Amerika Serikat Tertekan



Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pada awal pekan perdagangan saham. Para pelaku khawatir terhadap data kinerja keugan perusahaan yang akan segera dirilis.

Menjelang Rilis Laporan Keungan Bursa Saham Amerika Serikat Tertekan

Penutupan saham perdagangan pada Selasa pagi waktu Indonesia (7/10/2014), indeks saham Dow Jones menurun 0,1 % atau 17,78 poin pada level 16.991,91. Lalu juga diikuti oleh indeks saham S&P yang juga turun 0,16 pada level 1.964,82. Tak hanya itu, indeks saham Nasdaq juga turun 0,47 % atau 20,82 poin pada level 4.454,80.

Ada beberapa indikator ekonomi yang mempengaruhi dari laju indeks termasuk payrolls. Para pelaku pasar masih mengantisipasi apakah kinerja keungan perusahaan saat ini cukup baik. serta menguatnya dolar AS dan masih melemahnya perekonomian dia Eropa membuat laju indeks saham sedikit tidak menentu.

Dikutip SisiDunia.com dari Reuters, Jim Russel dari Equity Strategis US Bank Wealth Management mengungkapkan di awal pekan ini ada beberapa saham yang tertekan seperti saham Micron yang turun 4% menjadi US$ 32,57 setelah Samsung gagal dalam memasarkan US$ 14,7 miliar bagi produk semikonduktor barunya. Kondisi tersebut diyakini Russel akan memangkas kinerja oleh menejemen perusahaan tersebut.

Selain itu ada juga saham lain yang tertekan seperti saham Pharmaceuticals yang melemah 76,4 % menjadi US$ 1,57. Sementara itu saham-saham pendorong seperti CareFusion naik 22,9 % dan Hewlett Packard juga naik 4,7% menjadi US$ 36,87 setelah megumumkan akan membagi perusahaanya menjadi dua perusahaan yang terdaftar. (Arkha Satya – sisidunia.com)