Home » News » Jokowi Mengundurkan Diri, Sebagai Gubernur Diterima Semua Fraksi DPRD DKI Jakarta

Jokowi Mengundurkan Diri, Sebagai Gubernur Diterima Semua Fraksi DPRD DKI Jakarta



Jakarta – Gubernur DKI Jakarta yang juga Presiden terpilih Joko Widodo telah menyampaikan pengunduran dirinya dalam rapat paripurna, hal ini di jawab dengan DPRD DKI dengan menyetujui permohonan pengunduran dirinya. Dimana seluruh fraksi menerima permohonan pengunduran diri Joko Widodo yang akan menjadi Presiden RI. Kesembilan fraksi dalam rapat paripurna menyampaikan pandangan umum terkait pengunduran diri tersebut. Diterimanya permohonan Jokowi melepas jabatan kepala daerah untuk menjadi kepala negara disampaikan Fraksi PDI-P, Demokrat, Gerindra, Hanura, Nasdem, PKB, Golkar, dan PKS.

Jokowi Mengundurkan Diri, Sebagai Gubernur Diterima Semua Fraksi DPRD DKI Jakarta

Namun beberapa fraksi memberikan catatan seperti Demokrat meminta agar Jokowi membuat laporan pertanggungjawaban kinerjanya selama 2 tahun menjabat sebagai Gubernur. Sementara, Partai Gerindra yang menerima pengunduran diri Jokowi, menyampaikan beberapa kritik. Salah satunya meminta kejadian pengunduran diri dan berhentinya Gubernur sebagai kepala daerah yang belum menyelesaikan masa jabatannya menjadi Presiden, sebaiknya diatur lebih tegas dalam perundang-undangan.

Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI, Abdul Ghoni, hal itu sebagai upaya memberikan pendidikan politik dalam proses demokrasi yang lebih baik bagai warga Jakarta dan seluruh Indonesia. Karena selama ini belum ada aturan hukum bagi kepala daerah yang tidak menyelesaikan jabatannya lalu dilantik sebagai Presiden RI.

Dikutip dari beberapa sumber Senin (6/10/2014) beberapa pendapat anggota DPRD DKI yang menyampaikan kritikan kepada Jokowi diantaranya Ichwan Zayadi menyampaikan “Fraksi PPP dengan hati yang ikhlas mewakafkan Gubernur Joko Widodo untuk Indonesia,” ucapnya. Dari Fraksi Demokrat-PAN menyampaikan “Untuk itu, Jokowi harus memberikan LPJ selama menjabat, sejak dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta sampai dengan pengunduran diri dan pemberhentian dirinya disetujui DPRD DKI,” ungkap salah seorang anggotanya. (fauji nur – sisidunia.com)