Home » Sport » Erick : Sepak Bola Indonesia Sulit Berkembang

Erick : Sepak Bola Indonesia Sulit Berkembang



Jakarta – Menyikapi perkembangan sepak bola tanah air yang terbilang sangat lamban dalam berkembang mendapatkan perhatian dari Erick Thohir, presiden klub raksasa Italia Serie A Inter Milan, menurut nya Industri sulit berkembang disebabkan adanya kepentingan dari salah satu pihak salah satunya masalah siaran langsung dari sebuah pertandingan di Liga Indonesia.

Untuk menyikapi hal tersebut, peranan dari pihak swasta dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk bisa menciptakan perindustriuan sepak bola yang kuat, apalagi peran pemerintah sangat terbatas sekali, jika dibiarkan sepak bola kita akan sulit berkembang.

Sepak Bola Indonesia Sulit Berkembang

“Peran pemerintah tidak besar, karena yang berperan adalah swasta dan masyarakat. Sepakbola sudah menjadi lebih baik, karena melibatkan swasta dan masyarakat, tapi tidak bicara soal hasil. Jika ingin bicara prestasi, sepatutnya bulutangkis yang menjadi seharusnya menjadi industri lebih dulu,” jelas Erick seperti ditulis goal pada senin (6/10/2014).

Konflik siaran langsung yang dimaksutkan adalah beberapa klub tidak ingin atau bahkan sengaja tidak menyiarkan pertandingan dikarenakan takut tiket pertandingan tidak laku terjual.

“Ada konflik kepentingan terkait siaran langsung. Klub takut siaran langsung, karena khawatir tiket tidak laku. Sementara dari stasiun televisi juga sengaja tidak menyiarkan di prime time, agar nominal yang dibayar tidak tinggi. Ada upaya ingin murah.” ungkapnya.

Erick mencontohkan industri sepak bola negara Eropa, dimana para pemilik klub mendapatkan keuntungan besar dari hak siaran langsung, belum lagi disusul penghasilan dari penjualan tiket serta sponsor.

Baca Juga:

“Di seluruh negara, liga lokal menjadi raja, karena ada siaran langsungnya. Tapi tidak di Indonesia, karena minim siaran langsung di malam hari,” tutup Erick. (Moch asnan – www.sisidunia.com)