Home » Ekonomi & Bisnis » Karena Laporan Adanya Korban Ebola Pertama, Bursa Saham AS Terkoreksi

Karena Laporan Adanya Korban Ebola Pertama, Bursa Saham AS Terkoreksi



Jakarta – Bursa saham negeri Paman Sam (Amerika Serikat) terkoreksi lebih 1 % pada penutupan Kamis pagi (2/10/2014), indeks Rusell 2000 yang mengakibatkan kerugian yang cukup signifikan.

Karena Laporan Adanya Korban Ebola Pertama, Bursa Saham AS Terkoreksi

Kondisi tersebut ditengarahi karena adanya laporan pasien pertama di Amerika Serikat yang terjangkit virus ebola sehingga membuat para pelaku pasar modal ketakutan.

Hal tersebut terjadi ditengah-tengah Treasuries (USGG10YR) yang mengalami rally terbesar dalam enam minggu terakhir ini. Diyakini keadaan tersebut imbas dari pernyataan Federal Reserve yang tetap mengambil langkah untuk mengakhiri pembelian obligasi disamping terus melemahnya kondisi perekonomian Eropa.

Dikutip SisiDunia.com dari Blomberg, menunjukan bahwa indeks saham Standard & Poor (SPX) melemah 1,3 % pada 04:00 sore waktu setempat New York yang merupakan level terendah sejak 12 Agustus kemarin. Sedangkan untuk Indeks Russell 2000 melempem 1,5 %.

Sementara itu Indeks Dow Jones Transportation Averege turun drastis sejak Februari kemaren karena laporan virus ebola pertama di Amerika. Dan untuk indeks Stoxx Europe 600 juga mengalami nasib yang sama turun 0,8 %.

Selain sentimen negatif dari virus Ebola. Ada faktor lain yang menyebabkan perekonomian AS tidak setabil dalam beberapa hari ini yakni adanya laporan pabrik yang ada di kawasan Eropa membuat kebijakan untuk menurunkan harga pada posisi terendah dalam satu tahun ini, serta terjadinya angka penyusutan manufaktur di Jerman juga sedikit banyak memberikan sentimen negatif. (Arkha Satya – sisidunia.com)