Home » News » RUU Pilkada : Hamdan Zoelva Ungkap Kekecewaan SBY Terkait Pilkada Lewat DPRD

RUU Pilkada : Hamdan Zoelva Ungkap Kekecewaan SBY Terkait Pilkada Lewat DPRD



Jakarta – Beberapa waktu sebelumnya, sidang paripurna dengan pembahasan Undang-Undang Pilkada sudah dilakukan dimana hasil ditetapkan Pemilihan Kepala Daerah dilakukan melalui DPRD. Terkait hal tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah beberapa kali mengungkapkan kekecewaannya.

RUU Pilkada Hamdan Zoelva Ungkap Kekecewaan SBY Terkait Pilkada Lewat DPRD

Dan perasaan kecewa tersebut ternyata juga diungkapkan kepada Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva. Hal itu sebagaimana terlontar pada pernyataan Hamdan yang mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pandangannya mengenai dinamika didalam pengambilan keputusan rapat paripurna terkait UU Pilkada.

Bertempat di Jakarta, Senin (29/09/2014), Hamdan mengatakan bahwa dirinya berkomunikasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu, dimana orang nomor satu di Indonesia itu mengaku tidak mendapat update paling akhir terkait sidang paripurna UU Pilkada itu.

“Presiden tidak mendapatkan update terakhir,” ujar Hamdan merujuk pada pernyataan Presiden SBY yang disampaikan melalui telepon. Ketua Mahkamah Konstitusi itupun berujar berdasarkan hasil percakapannya, SBY diketahui hanya memperoleh konfirmasi ketika keputusan sidang paripurna diambil.

Atas dasar itulah Susilo Bambang Yudhoyono selaku Presiden RI yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrat mengaku merasa kecewa terhadap pengambilan keputusan DPR terkait UU Pilkada lewat DPRD. Lebih jauh, Hamdan pun menegaskan tidak ada permintaan pembatalan UU Pilkada oleh Presiden SBY.

Dan ketua Mahkamah Konstitusi tersebut juga menegaskan meskipun SBY tidak setuju untuk kemudian tak membubuhkan tanda tangan persetujuannya atas hasil rapat paripurna yang menetapkan Pilkada lewat DPRD, Undang-Undang terkait akan tetap berlaku menilik pada Pasal 20 ayat 5 UUD 1945. (Dwi Kristyowati – SisiDunia.com)