Home » Ekonomi & Bisnis » Indonesia Bebaskan Bea Ekspor CPO Dapat Menjadi Ancaman Pasar Sawit Malaysia

Indonesia Bebaskan Bea Ekspor CPO Dapat Menjadi Ancaman Pasar Sawit Malaysia



Jakarta – Indonesia dan Malaysia yang merupakan produsen minyak sawit pertama dan kedua dunia, masing-masing dari keduanya terus meningkatkan persaingan di pasar global. diawali dengan memangkas pajak ekspor minyak sawit mentah hingga level nol dua bulan lamanya, Indonesian pun dikabarkan akan melakukan langkah yang serupa pada Oktober mendatang.

Indonesia Bebaskan Bea Ekspor CPO Dapat Menjadi Ancaman Pasar Sawit Malaysia

Para analis ekonom berspekulasi apa yang dilakukan Indonesia akan menghantam indutri minyak sawit negeri jiran tersebut. Namun mekipun begitu, AmResearch lembaga riset Malaysia tetap optimis negaranya akan tetap mendapatkan untung dari langkah yang Malaysia ambil terlebih dahulu. Karena pada 20 hari setelah kebijakan tersebut diterapkan, ekspor minyak sawit Malaysia mengalami peningkatan.

Meski tetap optimis namun lembaga tersebut juga tetap khawatir apa yang dilakukan oleh Indonesia akan memberikan daya saing yang tinggi sehingga membuat Malaysia harus tersungkur. Mereka juga menambahkan perbedaan harga CPO antara Malaysia dan Indonesia adalah 73 rinngit per ton. Sedangkan di Malaysia dapat dilakukan bebas pajak hanya apabila harga CPO pada kisaran level 2.250 ringgit per ton

Selama ini para peneliti juga meproyeksikan adanya kemungkinan untuk pemerintah Indonesia guna memangkas bea ekspor beberapa produk olahan lainnya. Tak ayal jika indutri minyak sawit di Indonesia diperkirakan akan naik 45 ton. (Arkha Satya – sisidunia.com)