Home » Sport » Asian Games 2014 : Medali Emas Pertama Indonesia oleh Greysia-Nitya

Asian Games 2014 : Medali Emas Pertama Indonesia oleh Greysia-Nitya



Korea Selatan – Kontingen Indonesia akhirnya berhasil memecahkan ‘telur’ emas pada ajang Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang setelah Nitya Krishinda Maheswari dan Greysia Polii mampu menumbangkan pasangan Jepang Imelda Wiguna serta Verawaty Fajrin.

Asian Games 2014 Medali Emas Pertama Indonesia oleh Greysia-Nitya

Pertandingan dari cabor bulutangkis tersebut berlangsung di Gyeyang Stadium, Sabtu (27/09/2014), dimana pasangan Merah-Putih mampu memperlihatkan dominasinya atas Jepang. Meski Ayaka Takahashi dan Misaki Matsutomo berada diperingkat ketiga dunia, namun hal itu tak menggentarkan Greysia serta Nitya.

Pasangan Indonesia Nitya Krishinda Maheswari serta Greysia Polii yang berada diperingkat ke 10 dunia mampu menumbangkan pebulutangkis Jepang dengan dua set langsung, dimana torehan skornya adalah 21-15 dan 21-9. Pada pertandingan tersebut, pasangan kontingen Indonesia itu memang tampil piawai.

Greysia Polli dan Nitya Krishinda bermain penuh determinasi serta mendominasi jalannya permainan dengan menerapkan strategi penempatan bola didalam menaklukkan pasangan Jepang. Tidak hanya itu saja, pebulutangkis Indonesia itu juga mampu membuat lawannya mengikuti strategi gaya bermainnya yang dibuat lambat.

Alhasil pasangan Jepang tampak kesulitan mengingat pola permainan Ayaka Takahashi serta Misaki Matsutomo bergaya cepat. Dan meskipun pada set ke 2 jalannya pertarungan sempat terlihat begitu ketat, namun akhirnya Greysia Polli-Nitya Krishinda mencatatkan namanya sebagai peraih emas pertama bagi Indonesia di Asian Games 2014, Incheon, Korsel.

Torehan ini semakin terasa manis karena berdasarkan catatan tim SisiDunia, Sabtu (27/09/2014), Greysia Polli dan Nitya Krishinda mencatatkan namanya sebagai pasangan ketiga Indonesia yang berhasil meraih emas Asian Games dimana sebelumnya yang mampu menorehkan tersebut diantaranya Verawaty-Imelda, serta Minarni-Kustiyah.

Selain mampu menyumbangkan medali emas pertama bagi Indonesia diajang Asian Games 2014, Incheon, Korea Selatan, Greysia Polli dan Nitya Krishinda telah menjadi pemecah kebuntuan prestasi ganda putri Indonesia yang terhitung sudah 36 tahun lamanya puasa medali emas (terakhir sebelumnya diraih Verawaty-Imelda tahun 1978). (Dwi Kristyowati – SisiDunia.com)