Home » News » SBY Dihimbau Tidak Membuat Drama Baru

SBY Dihimbau Tidak Membuat Drama Baru



Jakarta – Terkait hasil voting atas RUU Pilkada yang sudah diputuskan oleh parlemen, membuat publik merasa kecewa. Hal ini dikarenakan Partai Demokrat yang dibesut oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, dirasa tidak menempati janji untuk dapat memperjuangkan adanya pilkada langsung.

SBY Dihimbau Tidak Membuat Drama Baru

Bahkan sikap kekecewaan SBY atas RUU pilkada itu ditanggapi secara dingin. Dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Jumat (26/9), Pengamat Politik Ray Rangkuti mengungkapkan bahwa seharusnya SBY tidak perlu berpura-pura kecewa karena akan menyakiti hati rakyat.

Janganlah menciptakan sebuah drama baru dengan menunjukkan kekecewaan atas hasil RUU Pilkada, padahal partainya tidak secara sungguh-sungguh memperjuangkan pilkada langsung. Hal ini terlihat saat voting di parlemen, Demokrat sama sekali tidak sungguh-sungguh, ungkap Ray.

Bahkan banyak dari kader Demokrat yang lebih memilih melakukanwalkout dalam sidang. Hal ini menunjukkan bahwa langkah Demokrat sebenarnya tidak konsisten dan hanya tengah main mata. Terlebih lagi saat akhir persidangan, ketua sidang Priyo masih minta pendapat dari Demokrat.

Namun mereka hanya main mata, tidak memperjuangkan opsi yang telah mereka janjikan. Ray juga memberikan sindiran kepada SBY yang memiliki rencana mengajukan gugatan judicial review di MK. Sebenarnya apa yang dilakukan SBY saat ini hanya sedang mengambil hati (pencitraan) masyarakat, yang selama ini telanjur kecewa pada partai besutannya. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)